Nilai Penghijauan Jenu Gagal

Penghijauan Jenu mati

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Aktivis lingkungan, Ali Mansyur menilai program penghijauan musim kemarau di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, gagal alias buang-buang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017. Selain banyak bibit yang mati, lahan penghijauan sekarang juga diterabas proyek drainase.

“Bupati Tuban, Fathul Huda harus tau kondisi riil di lapangan,” ujar Ali Masnyur, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kawasan mangrove Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Senin (4/9/2017).

Dia tidak mempermasalahkan dari mana bibitnya, yang utama adalah hasil penghijauan. Salah satu titik penghijauan yang dikritisi yakni, di sepanjang jalan hotel Willis ke Selatan Desa Suwalan, Kecamatan Jenu.

Ratusan bibit yang ditanam pada kisaran bulan Juli 2017, sebagian besar mati. Sedangkan yang masih hiduppun juga tak bertahan lama. Hal ini karena tepat di jalur penghijauan, sedang ditrabas proyek drainase.

“Tumpang tindih program semacam inilah yang harus diurai akar penyebabnya,” imbuh pemilik Mangrove Center Tuban (MCT) ini.

Sebagai aktivis sekaligus pemerhati lingkungan, dia terenyuh melihat banyak bibit terbengkalai.

Baca Juga :   UGM : Desa Bisa Menjadi Ketahanan Pangan Nasional

Seharusnya rekanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, harus memiliki rencana matang sebelum bertindak.

Skema penanaman dan perawatan saat musim penghujan dan kemaru pun berbeda. Kalau disamakan sudah jelas tidak sesuai harapan Bupati Tuban.

“Dibanding penghijauan asal-asalan anggarannya lebih bermanfaat untuk pengentasan kemiskinan,” terangnya.

Dia sangat mengapresiasi siapapun yang ingin melakukan tanam pohon. Dengan catatan diawali dengan niat tulus merawatnya hingga hidup. Kalau cuma sekedar dikejar target, lebih baik ditunda rencana tersebut.

Menyikapi kondisi ini, Camat Jenu, Sugeng Winarno, belum meresponnya. Pesan singkat yang dikirimkan suarabanyuurip.com sejak pukul 08:57 WIB tak kunjung dibalas.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Setda Tuban, Rohman Ubaid, beterimakasih atas info banyaknya bibit pohon yang mati di Kecamatan Jenu. Untuk lebih akurat, stafnya baru ditugaskan untuk mencari data ke OPD terkait.

“Sabar ya, Mas. Staf baru ke OPD terkait,” pungkas mantan Camat Jenu. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *