Bekas Panwas Dominasi Pendaftaran Panwascam

panwascam blora

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Minat warga Blora, Jawa Tengah, untuk menjadi anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) pemilihan gubernur (Pilgub), minim. Dari 15 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran pada pembukaan pendaftaran hari pertama, Rabu, (6/9/ 2017) kemarin, di Sekretariat Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Blora, Jalan Kolonel Sunandar 63 B, didominasi bekas anggota panwascam.

“Dari  15 pendaftar , kebanyakan mantan anggota Panwascam pada pemilihan bupati tahun 2015 atau Pileg tahun 2014,” ujar Ketua Panwaskab Blora, Lulus Mariyonan kepada suarabanyuurip.com, kemarin.

Dari 15 pendaftar yang menyerahkan formulir tersebut, satu pendaftar dikirim melalui pos, yaitu dari peserta Kecamatan Japah.  Sedangkan lainnya diantarkan sendiri ke Kantor Panwaskab Blora.  

Pendaftaran calon anggota panwascam ini dibuka hingga 12 September 2017 mendatang. Tidak ada lagi waktu perpanjangan. Setiap kecamatan minimal harus ada enam pendaftar. 

Lulus mengaku optimis pendaftar panwascam kali ini cukup banyak. Sebab selain batasan usia 25 tahun juga persyaratan yang tidak begitu sulit.

“Masih ada waktu lama, jadi yang akan mendaftarkan segera mempersiapkan diri dan mengecek kelengkapannya,” ucapnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Kemampuan, Babinsa Kodim Bojonegoro Terima Pembekalan

Dari 15 orang yang sudah mengembalikan fomulir pendaftaran itu 13 pendaftar adalah laki-laki dan 2 orang perempuan. Peserta perempuan berasal dari Kecamatan Ngawen dan Banjarejo. 

“Baru delapan kecamatan yang sudah ada pendaftarnya, tujuh kecamatan belum. Biasanya diakhir banyak yang daftar,” ujarnya.

Kecamatan yang sudah ada pendaftarnya adalah Jepon, Cepu dan Kradean ada dua orang, Banjarejo, Tunjungan, Ngawen dan Todanan masing-masing satu orang dan Kecamatan Japah tiga orang. 

Nantinya akan dipilih tiga orang untuk menjadi anggota panwascam. Setelah pendaftaran Panwaskab akan melakukan penelitian berkas. Yang lolos administrasi akan diumumkan pada 13 September, untuk selanjutnya akan mengikuti test tulis yang direncanakan pada 16 September 2017.

“Pengumuman test tulis pada 17 September, tiap kecamatan akan diumumkan enam orang yang kemudian akan mengikuti wawancara untuk kemudian dipilih menjadi tiga orang,” tandasnya.

Panwaskab akan menghubungi pendaftar yang berkasnya belum langkap agar segera dilengkapi.

“Sesuai jadwal, seleksi wawancara akan dilakukan 18-20 September dan pelantikan dijadwalkan pada 26 September,” tandas Lulus. (ams)

Baca Juga :   Relawan Santri Nderek Kyai se Bojonegoro Ikrar Menangkan Wahono-Nurul Jadi Bupati dan Wabup 2024-2029

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *