Enam Desa di Bojonegoro Kekeringan

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapatkan laporan kekeringan dari enam desa yang tersebar di tiga kecamatan, Jumat (8/9/2017).

Plt BPBD Andik Sudjarwo, mengatakan, dari enam desa yang tersebar di tiga wilayah kecamatan tersebut diantaranya Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Desa Nganti, Jumok, Luwihaji, Sugihwaras, Kecamatan Ngraho.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim, dari tiga kecamatan tersebut masih dalam kategori kering terbatas,” ujarnya saat dihubungi Suarabanyuurip.com, Jumat (8/9/2017).

Kategori kering terbatas yang dimaksud adalah wilayah yang kekeringan namun sumber air masih ada dalam jarak satu sampai dua kilometer. Sehingga, ada beberapa tindak lanjut yang akan dilaksanakan BPBD.

“Intervensi yang akan kita lakukan adalah membuat sumur bor dan tandon air di Desa Nganti, Kecamatan Ngraho. Sementara lainnya persiapan sarana dan prasarana mobil air, personel dan droping air,” pungkasnya.

Pada musim kemarau tahun ini, sebanyak 62 desa di 15 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bojonegoro berpotensi mengalami kekeringan.

Baca Juga :   Pergi Pulang Sekolah Dijemput Tim Rescue BPBD

Kecamatan yang dimaksud seperti Kecamatan Sumberrejo, Sugihwaras, Gayam, Kepohbaru, Kedungadem, Temayang, Ngasem, Kedewan, Malo, Sukosewu, Purwosari, Ngambon, Ngraho, Tambakrejo, dan Kecamatan Kasiman.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *