Tuntutan Dipenuhi, Jalan Gudang Handak JOBP-PEJ Dibuka

jalan menuju handak

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Perseteruan antara Pemerintah Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dengan operator migas Lapangan Mudi, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOBP-PEJ), berakhir.

Pemerintah desa setempat akhirnya mau membuka akses jalan menuju gudang bahan peledak (Handak) yang diblokir sejak tanggal 26 Agustus lalu, setelah  JOBP-PEJ menyepakati tuntutan mereka. Dari tujuh tuntutan yang diajukan, hanya tiga yang dijanjikan JOBP-PEJ realisasi tahun ini.

“Jalan nenek moyang kami kembali dibuka untuk aktifitas JOB P-PEJ,” ujar Kepala Desa Sawahan, Sunarto, kepada suarabanyuurip.com, melalui sambungan teleponnya, Sabtu (9/9/2017).

Tiga tuntutan warga yang terealisasi, yakni pembangunan drainase lokasi bawah disetujui Rp41.070.000, pemasangan plafon di TK Muslimat NU Sawahan, dan pemberdayaan karang taruna. Sedangkan sisanya diminta untuk mengajukan ke operator yang baru yakni Pertamina.

Alasannya karena per bulan Februari 2018 mendatang, kontrak JOB P-PEJ di Blok Tuban habis. Keputusan ini sempat membuat warga kecewa karena puluhan tahun gudang Handak beroperasi minim kontribusi ke lingkungan sekitar.

Baca Juga :   Bila Gundih Produksi CSR Minta Ditambah

“Dalam mediasi terakhir saja tarik ulur,” ucap Sunarto.

Dalam berita acara pertemuan tanggal 7 September 2017 kemarin, Sunarto menjelaskan kalau janji ini diingkari, pihak operator mempersilahkan pemdes menutup kembali jalan tersebut karena merupakan tanah kas desa.

“Jalan ini milik kami dan sah kalau mau ditanami pisang maupun dibongkar,” tegasnya.

Dalam mediasi waktu lalu, langsung dihadiri Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ, Akbar Pradima. Pentolan humas di Blok Tuban tersebut berhasil menyakinkan Kades Sawahan. Alhasil, para pekerja dapat bekerja normal kembali menggunakan jalan lingkungan milik desa.

Catatan yang dihimpun dari Pemdes Sawahan, empat tuntutan yang tak dipenuhi meliputi pembangunan drainase atas, perekrutan tenaga kerja, kejelasan program CSR, dan pengadaan lampu jalan. JOB P-PEJ berjanji akan memasukan permintaan tersebut dalam program CSR 2018. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *