Jambore Wadah Kreatifitas Pemuda Tuban

Jambore Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Tak ingin kreatifitas pemuda terlantar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, tahun 2017 langsung menggelar jambore pemuda perdana. Bertempat di Mangrove Center Tuban (MCT) Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, ada 120 pemuda dari berbagai elemen yang terlibat.

“Bagi pemuda yang terbaik nantinya dikirim ke jambore tingkat provinsi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (DPKPO) Tuban, Sulistiyadi, kepada suarabanyuurip.com, usai pembukaan, Jumat (29/9/2017).

Sulistiyadi mengaku, Tuban terlambat membentuk wadah jambore. Padahal banyak pemuda yang bertalenta dalam berbagai sisi. Mulai kesenian, budaya, politik, sampai berwirausaha.

Sebagai pimpinan baru di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang beroperasi di Jalan Manunggal, dia meminta maaf kepada semua stakeholder. Jambore pertama ini baru didukung APBD sedikit. Tahun berikutnya akan dioptimalkan baik segi pendanaan maupun narasumber.

“Dulu kepemudaan masih gabung dengan dinas pendidikan,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, meminta DPKPO untuk menganggarkan jambore lebih banyak dari tahun ini. Harapannya kekuatan dan talenta pemuda dapat dioptimalkan dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :   Empat Wartawan Dipanggil Sebagai Saksi

“Pemuda ini penting kalau diberi wahana tentu akan fokus,” sambungnya.

Politisi PKB ini meminta pemuda tidak membawa asal usulnya. Jadikan momentum ini sebagai ajang silaturahim. Sekaligus mentransformasi nilai budaya, teknologi, keunggulan daerah, pengembangan potensi , wawasan, dan kreatifitas menuju kemandirian pemuda.

Hasil yang diharapkan tertanamnya rasa Nasionalisme , rasa Kesatuan, dan Persatuan dalam wadah NKRI. Berikutnya menciptakan jaringan informasi dan komunikasi dikalangan peserta.

Pendamping Pemuda Harapan Kampung (PHK) Tambakboyo, Buntas Pradoto, antusias dengan jambore pemuda 2017. Sudah sepatutnya, pemkab menyediakan wadah supaya kreatifitas pemuda terakomodir.

“Kami harapkan ada tindaklanjut tidak cukup ini saja,” terangnya. 

Segendang seirama disampaikan pendamping Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban, Sutrisno Puji. Melalui silaturahim ini, jaringan pemuda Tuban semakin kuat.

“Pemuda juga bisa ikut mencegah radikalisme dan terorisme,” pungkasnya.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *