SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – ExxonMobil menyerah terimakan bantuan perbaikan sarana prasarana sekolah di SMP Negeri 1 Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur kepada Bupati Fathul HudaT, Selasa (2/10/2017). Bantuan ini merupakan bagian program dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang dilakukan ExxonMobil di 12 sekolah di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro.
“Program ini berlangsung selama 3 tahun dan saat ini telah memasuki tahun ketiga,” kata Vice President Public and Government Afairs Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL), Erwin Maryoto, kepada suarabanyuurip.com.
Erwin menjelaskan program ini dikerjakan oleh Putera Sampoerna Foundation School Development Outserch (PSF SDO). Berupa perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang telah berhasil diselesaikan bulan Agustus 2017 lalu.
Sedangkan untuk pelaksanaan pelatihan guru akan berlangsung hingga akhir tahun 2017 nanti. Pada tahun ketiga ini dilakukan perbaikan sarana prasarana di SMPN 1 Palang, dan SMAN 1 Soko berupa perbaikan ruang laboratorium IPA, perpustakaan, dan toilet sekolah.Â
Juga mencakup perbaikan fasilitas bangunan gedung, dan ruang yang dilengkapi dengan mebel, dan alat bantu ajar. Sedangkan laboratorium dan perpustakaan dilengkapi dengan mebel dan koleksi buku-buku.
“Kami berharap dengan sarana dan prasarana yang memadai akan menunjang proses belajar mengajar yang lebih efektif,” imbuh Erwin.
Lebih dari itu, kualitas pendidikan akan didapatkan para pelajar nantinya menjadi lebih baik. Pada kesempatan ini ExxonMobil juga memberikan apresiasi setinggi-tinggi atas kehadiran Bupati Tuban, Fathul Huda pada acara serah terima tersebut.
Hal ini sebagai bukti dukungan terhadap program CSR yang digulirkan EMCL tiga tahun terakhir. Semoga kedepan akan diteruskan dengan program-program lainnya.
Bupati Tuban, Fathul Huda mengatakan atas nama Pemkab Tuban memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada ExxonMobil dengan program pengembangan kualitas sekolah yang sudah memasuki tahun ketiga.
Dia mengingatkan sejatinya perusahaan memang memiliki kewajiban terhadap masyarakat sekitar berupa CSR. Diharapkan pula ExxonMobil bukan hanya sekedar memenuhi kewajiban itu saja, tetapi juga harus benar-benar profesional.
“Harus selalu diperhatikan efektivitas dari program CSR yang dijalankan,” pinta Bupati.
CSR juga diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat, memberikan manfaat secara ekonomi, kualitas pendidikan, dan juga sosial. Jika dijalankan dengan profesional, lanjut dia, sudah barang tentu program akan menjadi efektif dan berdampak baik kepada masyarakat.
Karena itu, menurut bupati, sudah tepatlah jika ExxonMobil memberikan CSR di bidang pendidikan, karena permasalahan pendidikan sangatlah komplek. Sekaligus menjadi pekerjaan rumah bersama bagaimana agar pendidikan semakin maju.
“Kita harus dapat merubah mindset atau pola pikir masyarakat menjadi lebih maju melalui kualitas pendidikan,” terangnya.
Kedepan Bupati berpesan agar selalu ada inovasi untuk lebih mendapatkan kualitas pendidikan yang baik guna menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas. (aim)