Mobil KijangTertimpa Pohon, Dua Orang Meninggal

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Blora, Jawa Tengah, Selasa (3/10/2017) sore, memakan korban jiwa. Sebuah Mobil Kijang bernomor polisi (Nopol) K 8662 BN tertimpa pohon dan mengakibatkan satu penumpangnya meninggal dunia di tempat kejadian dan tiga lainnya luka-luka.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu-lintas Polres Blora, Ipda Zaenul Arifin menjelaskan pertistiwa tersebut terjadi di turut Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong. Kejadian bermula ketika mobil kijang berpenumpang empat orang melaju dari arah Cepu menuju Blora, saat sedang hujan deras disertai angin kencang sekira pukul 17.30 WIB.

“Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba pohon ini tumbang dan menimpa mobil yang sedang melintas tersebut,” katanya saat di tempat kejadian perkara (TKP).

Kejadian itu pun seketika membuat arus lalu lintas macet hingga 5 kilo meter (km) karena terhalang pohon tua yang tumbang. Polisi yang datang ke lokasi dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, TNI, PLN, Perhutani, serta warga melakukan evakuasi korban serta menyingkirkan pohon untuk mengurai kemacetan lalulintas.

Baca Juga :   Berbuat Cabul, Warga Purwosari Ditangkap Polisi

“Kira-kira butuh satu setengah jam untuk melakukan evakuasi dan membuat arus lalulintas kembali lancar,” terangnya.

Akibat kejadiaan tersebut satu orang dinyatakan meninggal di tempat dan tiga lainnya mengalami luka berat.

“Semua dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Cepu,” ucapnya.

Dari pantauan suarabanyuurip.com, mobil kijang mengalami kerusakan cukup parah. Bagian depan hinggah tengah ringsek akibat tertimpa pohon.   

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak Rumah Sakit,  satu orang lagi dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.  Sehingga dari peristiwa itu, dua orang dinyakatan meninggal dunia dan 2 orang lainnya mengalami luka berat, saat ini tengah ditangani secara intensif oleh pihak Rumah Sakit. 

Hingga berita ini diturunkan suarabanyuurip.com masih mengumpulkan data-data korban meninggal dan luka-luka. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *