Moving Lapangan Tapen Capai 80%

Pemboran sumur tapen 4 dan 5

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Aktivitas moving alat berat ke Lapangan Migas Tapen, Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dilakukan Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu sudah mencapai 80%. Untuk peralatan utama pemboran sudah masuk, tinggal peralatan support seperti pipa, BBM, dan sebagainya secara bergantian.

“Untuk peralatan utama pemboran Tapen 04 dan Tapen 05 alhamdulillah sudah masuk semua,” ujar Asset 4 Goverment & Public Relation Assistent Manager PT Pertamina EP, Panji Galih Anoraga, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Kamis (5/10/2017).

Panji menyampaikan terima kasih banyak kepada Muspika Senori dan seluruh masyarakat di Kecamatan Senori dan Bangilan atas dukungan yang diberikan. Mulai tanggal 25 September 2017, proses moving berjalan lancar.

Secara rinci untuk peralatan utama total 120 load, dan sudah masuk semua ke wilayah operasi. Sementara untuk peralatan yang support terus menerus selama operasi pemboran.

Anak perusahaan Pertamina tersebut terus mengebut kegiatan moving. Kegiatan ini dijadwalkan rampung tiga pekan sejak tanggal 25 September 2017, kemudian pertengahan bulan Oktober dimulai pemboran.

Baca Juga :   Warga Dengar Rentetan Tembakan Seperti Petasan

Selama ini produksi Migas di Lapangan Tapen masih mengandalkan dari Sumur Tapen-01 sebesar 90 barrel oil per day (bopd). Target penambahan produksi dari Tapen-02 belum berhasil, karena pada medio 2016 lalu cadangan hidrokarbonnya hilang.

Pada lokasi yang sama, direncanakan pemboran dua sumur infill drilling (sisipan) Tapen-04 dan Tapen-05. Masing-masing sumur sisipan ini ditarget menghasilkan minyak 150 barel minyak per hari (BMPH).

Kepala Desa Sidoharjo, Riyanto, mendukung penuh kegiatan moving tersebut. Diharapkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk warganya tidak terputus. Hal ini untuk meningkatkan perekonomian warga di desa penghasil Migas.

“Keterlibatan warga lokal sebagai pekerja juga dibutuhkan,” pungkasnya.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *