SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pemerintah Desa (Pemdes) Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, hari Rabu (11/10) pukul 13:30 WIB melakukan unjuk rasa di lokasi pemboran Migas Tapen IV yang di operatori Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu. Sekira 50 Massa meminta semua PT yang bekerja di lokasi pemboran, harus berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Dengan terlibatnya BUMDes pemerintah desa juga akan mendapat keuntungan,” ujar Kepala Desa (Kades) Sidoharjo, Suyanto, melalui pesan yang diterima suarabanyuurip.com.
Saat ini PT yang melalui BUMDes hanya PT PDSI. Sebagai Koordinator Lapangan (Korlap), dia juga meminta adanya uang ganti rugi untuk warga sekitar pengeboran karena terdampak suara bising. Tuntutan lainnya, tenaga kerja harus dilakukan penambahan dari warga lokal Sidoharjo.
Pada pukul 14.00 WIB, perwakilan massa dengan pihak PT. Pertamina EP yang didampingi Muspika Senori melakukan hearing di Miting Room. hadir pula dalam pertemuan tersebut, polisi, koramil, PT PDSI, BUMDes, warga, dan perwakilan CV.
Menyikapi permintaan Kades Sidoharjo, Asset 4 Goverment & Public Relation Assistent Manager PT Pertamina EP, Panji Galih Anoraga, mengaku sudah ada titik temu. Semua PT yang terlibat pada pemboran Tapen IV sudah komunikasi dengan BUMDes.
“Semua sudah dikoordinasikan dan kades siap mendukung pemboran,” pungkasnya.(aim)