SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pertamina Gas (Pertagas) akan melakukan serangkaian pengetesan pipa Gresik – Semarang (Gresem) sepanjang 267 Kilo meter (KM) yang ternam di dalam tanah sebelum mengalirkan gas. Pengetesan ini untuk memastikan pipa dalam kondisi aman.
“Kita akan lakukan hidrotes dan lainnya ya untuk meyakinkan keamanan pipa,†kata Humas Pertagas, Herianda, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (13/10/2017).
Namun sebelum itu dilakukan, Pertagas saat ini masih terus melakukan pembebasan lahan dan proses penanaman pipa. Target penyelesaian proyek negara ini adalah Desember 2017 mendatang.
“Pipa 28 inci ini, kualitasnya 99 persen sudah mengikuti SOP atau SNI international. Tapi ada satu-dua persen merupakan kuasa Tuhan. Sehingga masih ada potensi resiko yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Untuk itu, setelah penanaman pipa selesai dilakukan Pertagas akan memberikan edukasi kepada warga sekitar di jalur pipa Gas Gresik-Semarang ini secara khusus. Setidaknya, warga mengetahui cara bersikap apabila ada sesuatu yang terjadi pada pipa gas tersebut.
“Kitta akan bertanggung jawab apapun resiko yang ditimbulkan oleh keberadaan pipa,” pungkasnya.(rien)