Gempa Bumi 3.8 SR Retakkan Rumah Warga

dinding rumah retak

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Bencana alam gempa bumi dengan skala 3.8 Skala Richter (SR), pada Kamis (19/10/2017) siang, dirasakan sebagian warga di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur. Pasca ditelusuri oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ternyata pusat gempa berada di sekitar air terjun lembah Bongok, Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

“Perkembangan terakhir, episentrum gempa itu terjadi di sekitar air terjun Bongok,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiyono, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya.

Adanya kabar kalau ada dua titik pusat gempa, membuat BPBD Tuban meluncurkan tim ke air terjun Bongok untuk melakukan pengecekan. Ternyata benar, dinding dan lantai keramik rumah warga retak.

“Sampai sekarang belum ada peringatan kembali, semoga aman,” harapnya.

Siaran resmi BMKG memaparkan, gempa tercatat 15 Km Timur Laut Bojonegoro dan sekitarnya. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi yang terjadi berkekuatan M = 3.8 Skala Richter itu berpusat di darat, 15 km arah Timur Laut Bojonegoro pada koordinat 7.02 LS,111.93 BT kedalaman 9 km.

Baca Juga :   Pemblokiran Jalan TBR-A Masih Berlangsung

Ditinjau dari lokasi episentrum dan kedalaman sumber gempa, penyebab gempa ini diperkirakan terjadi akibat aktivitas Sesar Rembang. Getaran gempa bumi diperkirakan dirasakan pada skala II SIG (Skala Intensitas Gempabumi) BMKG atau setara II – III MMI di Tuban, dan daerah disekitarnya yang berdekatan dengan lokasi sumber gempa. Pada skala ini digambarkan getaran lemah dan dirasakan oleh beberapa orang.

“Kita masih mendata berapa rumah terdampak gempa kali ini,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *