SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Ratusan santri dari wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, JawaTengah, mengikuti upacara Hari Santri Nasional (HSN) di halaman Kantor Kecamatan Cepu, Minggu (22/10/2017).
Terik matahari tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap mengikuti berlangsungnya upacara tersebut hingga selesai.Â
Camat Cepu, Djoko Sulistiyono, menyampaikan, bahwa peringatan hari santri menjadi moment untuk mengenang dan menghormati para kiai yang ikut dalam perjuangan bangsa Indonesia.
“Saya harap bisa meneruskan perjuangan para kiai,†katanya dihadapan para santri saat menjadi inspektur upacara HSN.
Pada kesempatan itu, Djoko, meminta perwakilan santri dari anak-anak untuk maju dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. “Kalau Alqur’an pasti sudah banyak yang bisa, tapi saya ingin tahu bagaimana kecintaan kepada bangsanya,” kata Camat.
Ribut Agiyoko, Komandan Koramil Cepu, mengungkapkan, perjuangan Bangsa Indonesia tidak lepas dari perjuangan para kiai mapun santri. Utamanya dalam perjuangannya dalam melawan pemberontakan PKI pada masa itu.
“Jangan sampai peristiwa pemberontakan komunis terulang lagi. Maka waspadai kelompok radikal kanan maupun radikal kiri,†ujarya.
Ketua Pelaksana, Peringatan HSN, Sapto Tulus Widodo, berharap dengan dilaksanakannya peringatan HSN tersebut bisa terjalin ukhuwah antara unsur lembaga.  “Dari unsur NU dengan pemerintah, bersinergi dalam membangun suasana yang kondusif dan mendukung jalanya pemerintahan sesuai dengan harapan dari pendahulu kita. Yang menitik beratkan pada pendidikan akhlaq sebagai pondasi utama dalam pendidikan karakter,†ujar Ketua PAC Anshor Kecamatan Cepu ini.
Semoga pemerintah, kata dia,  lebih memperhatikan lembaga yang tumbuh bersama dalam kehidupan masyarakat. “Yang mendidik secara keagamaan dan ahklaq dalam hidup bermasyarakat seperti Madrasah Diniyah,†ujarnya.
Usai upacara, para santri melanjutkan pawai mengelilingi pusat kota Cepu dengan mengambil start dan finish di halaman Kantor Kecamatan Cepu. (ams)