Pertamina Komitmen Perhatikan Lingkungan

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora -  Pertamina EP berkomitmen untuk memperhatikan lingkungan dan masyarakat di sekitar area operasi. Terutama terhadap lingkungan dan masyarakat yang berada di ring 1 Perusahaan. Hal itu diungkapkan oleh Heru Irianto, Cepu Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, kepasa Suarabanyuurip.com, Senin (23/10/2017).

“Terkait dengan keluhan warga di sekitar pusat pengumpul produksi menggung. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Dan sesuai hasil kesepakatan saat diskusi bersama yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, kami telah melakukan identifikasi permasalahan dan perbaikan. Mohon dukungan atas upaya perbaikan yang sedang kami lakukan,” ujar Heru.

Upaya perbaikan fasilitas operasi terus dilakukan. Agar masyarakat dan lingkungan tetap nyaman.

“Kami melakukan upaya perbaikan terhadap fasilitas operasi kami agar masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi kami mendapatkan manfaat atas keberadaan kami,” katanya.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan, bahwa salah satu yang di lakukan di Cepu Field adalah dengan memasang alat yang diperuntukkan mengolah gas ikutan dan limbah di lokasi Pusat Pengumpul Produksi  Menggung untuk menjadi produk baru yang lebih ramah lingkungan dan bisa dimanfaatkan untuk industri.

Baca Juga :   5 Orang Ikuti Lelang Pengganti TKD

“Hari Rabu (17/10/2017) yang lalu sudah dilakukan pengambilan sampel gas dan limbah dari Pusat Pengumpul Produksi Menggung. Kemudian akan dilakukan tes di laboratorium yang tujuannya untuk mengetahui zat yang terkandung didalamnya. Sehingga pemrosesan lanjutan dilakukan sesuai karakter zat tersebut,” jelas Heru.

Metode ini, tambah Heru, telah diuji coba sebelumnya di PT Pertamina EP Asset 1 dan berhasil bahkan air limbah berupa air asin dapat dimurnikan dan bisa dimanfaatkan dengan kandungan TDS dibawah 5%.

Sementara, sebagai wujud pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan oleh PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, melalui pembinaan ibu – ibu di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, dengan pembuatan Batik Krajan yang kini telah dikenal luas dan mulai berjalan mandiri serta dapat memberikan tambahan penghasilan dari aktivitas membuat batik tersebut.

Program pemberdayaan masyarakat ini juga dilakukan di setiap wilayah operasi Pertamina EP Asset 4 Cepu Field hingga wilayah Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur. Seperti program peternakan terpadu dan bank sampah yang telah menunjukkan kemajuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :   Blora Satukan Langkah Perjuangkan DBH Migas

“Semoga makin banyak program – program yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti halnya yang telah berjalan,” pungkasnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *