SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)setempat, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) agar menangkap peluang dari adanya proyek pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC).Â
“Kami berharap BBS bisa membangun industri ikutan ketika J-TB berproduksi,” kata Ketua Komisi B, Sigit Kusharianto, Kamis (26/10/2017).
Industri ikutan ini berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan mendirikan pabrik gas elpiji dengan memanfaatkan alokasi gas J-TB.
“Kita dukung agar Pemkab meminta jatah alokasi gas J-TB untuk industri ikutan,” imbuhnya.
Meskipun sekarang ini sudah ada kesepakatan jual beli gas dengan PLN Wilayah Gresik sebesar US$ 7,6 per MMBTU, namun komisi dewan yang salah satunya membidangi masalah migas ini optimis Bojonegoro bias mendapat bagian gas karena sebagai daerah penghasil.Â
“Peluang ini sangat terbuka lebar,†ucap Sigit.
Menurutnya, industri ikutan yang bisa didirikan di Bojonegoro di antaranya pabrik gas LPG, pabrik Pupuk, dan lain sebagainya yang bisa memanfaatkan gas J-TB.(rien)