SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kabupaten Blora Jawa Tengah, alami pertumbuhan ekonomi cukup signifikan. Dari data pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Blora tahun 2016 naik sebesar 23,53%.
Menurut Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Djati Walujastono, pertumbuhan itu dipengaruhi adanya pertumbuhan pertambangan dan penggalian sebesar 119,79%.
“Peningkatan produksi gas di Blok Gundih. Itulah yang meningkatkan pertumbuhan Blora 2016,” ungkap Djati, Rabu (25/10/2017) kemarin.
Disamping itu lanjut dia, karena infrastruktur Blora yang semakin membaik. “Sehingga segala bidang juga lebih optimal. Terutama hasil-hasil pertanian juga bisa lebih baik,” kata dia.
Selain itu, bidang peternakan terutama sapi, jelas Djati, khususnya sapi breeding/anakan. “Disamping secara kuantitas Jawa Tengah paling banyak dan seluruh Indonesia nomor 2, juga meningkatnya jumlah peternak sapi fattening/penggemukan,” tuturnya.
Bidang pertanian tentang buah-buahan juga lebih baik. “Sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi Blora,” ujarnya.
Untuk diketahui, PDRB dengan migas berturut-turut selama tiga tahun terakhir mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Tahun 2014 sebesar 4.39%, tahun 2015 sebesar 5.36%, dan tahun 2016 sebesar 23.53%.
Sementara PDRB tanpa Migas, selama tiga tahun terakhir juga mengalami pertumbuhan meski tidak mencolol. Adapun tahun 2014 sebesar 4.19%, tahun 2015 sebesar 5.08%, dan tahun 2016 sebesa 5.73%.(ams)