SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blor, Jawa Tengah, menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan simulasi penanganan korban bencana di lapangan sepak bola PPSDM Migas Cepu, Rabu (22/11/2017). Kegiatan tersebut sebagai langkah antisipasi karena cuaca alam saat ini sudah memasuki musim penghujan.
Selain itu juga untuk mengetahui para relawan bencana benar-benar siap dalam menghadapi bencana. Mengingat, Blora salah satu kabupaten yang menjadi gudangnya bencana.
Bupati Blora, Djoko Nugroho, mengapresiasi terlaksananya apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana, sekaligus simulasi penanganan korban bencana. Kegiatan tersebut perlu dilakukan, mengingat potensi bencana di Blora cukup besar.
Dia menjelaskan, selain mengetahui kesiapan menghadapi bencana juga melakukan pengecekan apakah dari para relawan juga mahir dalam menggunakan alat pendukung.
“Supaya petugas kita terbiasa menggunakan alat, terbiasa menggunakan prosedur, mudah dalam menolong dan tidak membahayakan si penonolong itu sendiri. Ini sangat bagus sekali sebetulnya,” kata Bupati Djoko Nugroho, kepada wartawan disela-sela pengecekan kesiapan relawan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa potensi bencana banjir di Blora ada beberapa macam. Diantaranya banjir karena hujan, banjir kiriman waduk gajah mungkur (bengawan solo), dan banjir bandang.
“Yang paling menyulitkan adalah banjir bandang yang pernah terjadi lima tahun silam di sini (Cepu). Air tiba-tiba meluap dan menyapu permukiman,” kata dia.
Dia menambahkan, bahwa di wilayah Blora selatan menjadi potensi bencana banjir karena terdapat bengawan solo. “Dukungan anggaran pasti luar biasa perhatiannya, baik pusat maupun daerah. Karena di wilayah kita gudangnya bencana,” ujar Kokok sapaan akrab Bupati Djoko Nugroho.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Sri Rahayu, menanambahkan, potensi bencana banjir untuk di wilayah Kabupaten Blora terdapat di wilayah selatan. “Di Kecamatan Cepu, Kecamatan Sambong, Kecamatan Kradenan, dan Kecamatan Randublatung. Ditambah dari Blora barat yang ada di Kecematan Kunduran,” ujarnya.
Latihan bersama itu diikuti oleh, TNI, Polri, BPBD, para relawan serta pihak yang terkait lainya.(Ams)