SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Pemboran eksplorasi sumur Minyak dan Gas Bumi (Migas) Pecuk (PCK-01) di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang dilakukan Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu, belum diketahui secara pasti berkandungan minyak atau gas maupun besaran kandungannya.
Pemboran sumur PCK-01 sendiri dilakukan Pertamina Asset 4 pada awal bulan Maret hingga akhir Maret 2017.
“Belum diketahui secara pasti kandungan sumur PCK-01 minyak atau gas. Termasuk juga besaran kandungannya,” kata Field Manager Pertamina Asset 4 Field Cepu, Heru Irianto, kepada suarabanyuurip.com melalui WhatsApp, Minggu (03/12/2017).
Menurut Heru, belum diketahuinya kandungan sumur PCK-01 karena sumur tersebut masih ranahnya eksplorasi.
“Belum ada khabar atau informasi, Mas,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pemboran Lapangan Migas Pecuk tidak sampai harus well test atau menemukan HC / Hidro Carbon. Karena memang sifatnya adalah eksplorasi menuntaskan evaluasi kemenerusan lapisan dari cekungan JawaTimur. Hingga pada sisi terjauh/ terluar penyebarannya. Lapisannya dibuktikan ke arah Lamongan dan Jombang.
Sejak Tahun 2012 sebanyak 11 kecamatan di Lamongan telah dilakukan survei seismik 2D dan 3D di kawasan yang dikenal dengan istilah Blok Nona.
Sebelas kecamatan tersebut mulai Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sambeng, Mantup, Sugio, Babat, Kedungpring, Modo, Bluluk, Ngimbang, dan Sukorame.
Untuk survei Seismik 2D total panjang lintasan untuk 151.5 Kilo meter (Km) dengan volume pekerjaan 2.300 TT. Sedangkan Program Survei Seismik 3D seluas 522 Km dengan volume pekerjaan 23.810 TT. (tok/sam)