SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, tetap berkomitmen untuk menyelesaikan masalah kebauan yang dianggap mengganggu warga Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Hal itu diketahui saat berlangsungnya mediasi antara warga di ring 1 Main Gathering Station (MGS) Menggung di Balai Kelurahan Ngelo, Senin (4/12/2017).
Iwan Baskoro, Asmen HSSE Pertamina EP Asset 4 Field cepu, menjelaskan, bahwa Pertamina telah melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan bau dari MGS Menggung. Pihaknya mengaku juga telah melakukan kerja sama dengan perusahaan pengelola threatment untuk mengatasi masalah kebauan tersebut.
“Hasilnya cukup bagus dan signifikan. Harapannya tidak ada masalah kebauan lagi,†terangnya.
Dalam program jangka pendek, Pertamina tetap pada komitmen awal untuk melakukan pengosongan bak penampungan limbah (oil catcher). Namun, hal itu tidak bisa dilakukan dan langsung menunjuk kontraktor. Lantaran terbentur aturan dan segala administrasi.
“Minggu ini perusahaan yang sudah ditunjuk segera mengambil limbah dari penampungan untuk dibawa ke pengelolaan limbah,†ungkap Iwan.
Hari Prayoga, Asmen Produksi, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, menambahkan, selain melakukan penyedotan limbah dari oil catcher, Pertamina juga akan melakukan pembangunan dan penutupan bak penampungan. Saat ini dirinya mengaku, masih melakukan pemilihan material untuk melakukan pembangunan. Pasalnya, butuh material khusus dan tidak bisa menggunkan material biasa.
“Sekarang tahapan pemilihan material,†kata dia.
Adapun untuk pemanfaatan cemical untuk mengurangi kebauan, pihaknya mengaku belum bisa disegerakan.
“Gambaran kami baru Bulan Mei menggunakan cemical. Kalau sekarang masih melakukan mekanisme pemantauan,†terangnya.
Sementara, warga tetap mendesak Pertamina segera melakukan penyedotan limbah pada bak penampungan. “Kosongkan penampungan limbah, tidak tahu bagaimana cara Pertamina,†kata Badan, salah satu warga yang ikut pertemuan.
Lurah Ngelo, Suparti, menyatakan, mediasi sering dilakukan namun belum ada titik temu. “Kalau tidak ada titik temu terus, kami akan naik ke bupati atau bahkan ke gubernur,†tandasnya.
Setelah mendengar segala aspirasi warga beserta pihak yang hadir, Agustinus, Legal dan Relation Manger PT Pertamina EP Asset 4, menegaskan, bahwa untuk melakukan pengosongan limbah, Pertamina akan menyelesaikan pengosongan limbah yang tertampung sebanyak 610 m3 (meter kubik) itu, pada pertengahan bulan ini.
“Maksimal pada tanggal 15 Desember,†tegasnya.(ams)