SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Hujan lebat selama dua jam yang mengguyur Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sore ini membuat dua kecamatan terendam banjir. Salah satunya di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek sekitar pabrik Semen Gresik Kerja Sama Operasional (KSO) Semen Indonesia.
“Dua jam hujan langsung banjir mengepung Kerek,” ujar salah satu warga Margomulyo, Kecamatan Kerek, Tarom, melalui pesan yang diterima suarabanyuurip.com, Senin (11/12/2017).
Saat ini beberapa kendaraan roda dua dan empat banyak yang terjebak macet. Karena mereka nekat menerjang banjir, khususnya di ruas jalan dataran rendah.
Warga juga mengamankan kendaraanya dan barang elektronik di atas meja atau tempat yang aman dari jangkauan air. Dikhawatirkan apabila hujan tak surut, air akan semakin tinggi.
“Dimana mana motor dan mobil mogok,” jelasnya.
Banjir seperti ini di lingkungan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukan pertama kali. Tahun sebelumnya juga terjadi, tapi tak separah di penghujung 2017 ini.
Pengamatan warga, banjir ini terjadi karena saluran drainase desa tak mampu menampung debit air dalam skala besar. Ditambah intensitas hujan tinggi pada hari ini.
Terjadinya banjir di dua kecamatan dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono. Pria flamboyan ini menyebut Kecamatan Kerek dan Bangilan yang terendam banjir.
“Kita kerahkan Pusdalops semua 25 personel,” pungkasnya. (Aim)