SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Setelah dua bulan tanpa kabar, sosialisasi pembebasan lahan proyek Kilang New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban, di Desa Remen-Mentoso, Kecamatan Jenu akhirnya dijadwalkan ulang. Tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, dan Pertamina, bakal datang ke Kabupaten Tuban pada bulan Januari 2018 mendatang.
“Kita targetkan bulan Januari sosialisasi tuntas,†ujar Kepala Biro Administrasi Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Anom Surahno, kepada suarabanyuurip.com, melalui telepon genggamnya, Selasa, 19 Desember 2017.
Anom sapaan karibnya, meminta para spekulan tanah tidak ikut campur urusan ini jika tak ingin merugi. Pemprov Jatim sebagai bagian dari tim pembebasan lahan, akan seoptimal mungkin menyukseskan proyek ini.
Bagi masyarakat khususnya pemilik lahan diharapkan menyadari pentingnya Kilang Tuban. Soal harga, tim appraisal sudah menyiapkan harga yang tidak akan merugikan pemilik lahan.
“Mari kita dukung proyek negara,†ajaknya.
Soal teknis sosialisasi nantinya, Anom bakal kulo nuwun atau permisi di balai desa. Diharapkan pertemuan tingkat desa ini membuahkan hasil, dibandingkan pertemuan di salah satu hotel di Jenu pada 5 November 2017 lalu.
Sebagaimana dalam keterangan resmi Pertamina, pembangunan mega proyek kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari (bph) akan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat skala nasional maupun regional. Saat pengerjaan proyek pembangunan, dibutuhkan 50.000 tenaga kerja. Sedangkan pada saat operasi, dibutuhkan sekira 2000 tenaga kerja.(Aim)