SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Rencana penutupan lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Tiung Biru (TBR) pada 31 Desember 2017 oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu terus bergulir.
Perusahaan plat merah tersebut saat ini tengah melakukan kajian sebagai bagian dari tahapan penutupan sumur Migas TBR yang masuk wilayah Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Saat ini sedang persiapan kajian teknis, Mas, tentang sumurnya,” ujar Government and Public Relations Asistant Manager Pertamina EP Asset IV, Pandji Galih Anoraga, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (23/12/2017).
Masuk dalam rangkaian itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait.
“Dan paralel kami lakukan koordinasi dengan stakeholder termasuk masyarakat di sekitar lokasi sumur TBR,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Lapangan Tiung Biru (TBR) Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu pada (31/12/2017) dilakukan penutupan. Sehingga pada awal Januari 2018, lapangan tersebut tidak lagi berproduksi. Padahal, minyak mentah dari lapangan TBR adalah lapangan yang hasil minyaknya cukup besar dibanding lapangan lain.
Menurut Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Heru Irianto, sebanyak tiga sumur di lokasi itu akan ditutup dan berhenti berproduksi. Itu menyusul akan di operasikannya lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB). Jika tidak dilakukan penutupan, kata Heru, dikhawatirkan mengganggu operasi J-TB.
“Ya ini harus dilakukan,” terangnya.(ams)