SuaraBanyuurip.com -Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) belum mengetahui besaran penyertaan modal (Participating Interest/PI) proyek Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang telah dibayarkan oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) akhir tahun lalu.
Saat dikonfirmasi, Plt Direktur Utama PT ADS, Setyo Yuliono, justru balik bertanya bukti transfer dan jumlah penyertaan modal yang dikembalikan PEPC tersebut.
“Coba tanya dulu sama PEPC, kapan mereka transfer, buktinya mana, nilainya berapa. Setelah itu, baru cocokkan ke saya,” kata pria yang juga menjabat sebagai Asisten II Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Bojonegoro.
Menurutnya, sampai sekarang Pemkab Bojonegoro belum pernah bertemu dengan perwakilan PEPC terlebih Direktur Utamanya, Jamsaton Nababan yang menyebutkan telah melakukan pembayaran modal kepada BKS Blok Cepu, termasuk PT ADS senilai USD17-18 juta.
“Siapa yang bilang sudah kembalikan modal? Kalau yang namanya Jamsaton, saya belum pernah ketemu sama dia,” tukas Nanang, sapaan akrabnya.
Dikonfirmasi terpisah, JTB Site dan Public And Government Affair ( PGA) Manager, PEPC, belum memberikan jawaban terkait besaran penyertaan modal yang dimaksud. Pesan pendek yang dilayangkansuarabanyuurip.com pada Selasa (8/1/2019) pukul 12.50 Wb belum ada balasan.
Direktur Utama PEPC Jamsaton Nababan menegaskan, PI JTBÂ sudah diselesaikan akhir tahun 2018 lalu, melalui pengembalian dana investasi kepada Badan Kerjasama (BKS) Blok Cepu.
“JTB 100% sudah milik Pertamina, 92% PEPC dan 8% Pertamina EP,” ujarnya saat Pers Conference Peresmian Pemancangan Perdana Proyek EPC GPF Jambaran-Tiung Biru, Jumat (4/1/2019) lalu.
Besaran penyertaan modal yang dikembalikan PEPC kepada BKS Blok Cepu sekitar USD17-18 juta. Hanya saja Jamsaton mengaku tidak hafal berapa modal yang dikembalikan ke masing -masing BUMD yang tergabung dalam BKS Blok Cepu.
“Itu adalah pengembalian cashcall yang sudah diberikan dulu di awal-awal project, hanya pengembalian yang sudah disetor di awal,” pungkasnya.(rien)




