Harga Sembako Terus Merangkak Naik

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Harga sejumlah barang kebutuhan pokok rumah tangga mulai merangkak naik jelang pergantian tahun baru. Kenaikan harga tersebut dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga.

Dari pantauan di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (23/12/2017) diantaranya pasar Sukodadi, pasar Babat, pasar Sekaran dan pasar Sidoharjo Lamongan sejumlah komoditi kebutuhan rumah tangga terus merangkak naik. Diperkirakan harga akan terus melambung hingga akhir tahun.

Harga barang kebutuhan yang naik diantaranya beras premium. Mingggu lau, beras jenis ini dijual Rp 9 ribu perkilogram, dan minggu ini naik mejadi Rp 11 ribu hingga 12 ribu rupiah perkilogram.

Kemudian cabai rawit naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu perkilogram. Sementara telur ayam ras yang minggu lau dijual Rp 22.500 perkilogram, saat ini menjadi Rp 25 ribu perkilogram.

“Harga kulakannya memang naik, Mas. Jadi pedagang juga ikut menaikkan harga jual,” kata salah satu penjual bumbu di pasar Sukodadi Jumali, kepada suarabanyuurip.com.

Baca Juga :   Saber Pungli Blora Sasar Desa-desa

Kenaikan harga menurutnya, sudah mentradisi saat memasuki Natal dan tahun baru.

Pedagang bumbu lainnya Sulastri mengaku, naiknya harga barang pokok rumah tangga berdampak pada menurunnya penjualan.

“Biasanya yang membeli cabe satu kilogram sekarang belinya cuma setengah kilogram saja,” keluhnya.

Kenaikan harga barang memang banyak dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga. Mereka harus pintar-pintar memutar uang belanja agar asap dapur bisa tetap mengepul.

“Bingung mutar uang belanja mas. Barang-barang kebutuhan rumah tangga pada naik, ” ujar salah satu pembeli di pasar Pucuk Munawaroh.

Dirinya berharap pemerintah segera turun tangan agar harga barang kebutuhan kembali normal.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *