Minta Masyarakat Pahami Penutupan Sumur TBR

Blokir di TBR B

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu meminta masyarakat utamanya pemilik road tank memahami alasan penutupan sumur minyak Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.  Penutupan tersebut demi keberlangsungan produksi lapangan gas di Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperatori PEPC untuk masa depan.

“Ini demi kepentingan negara dan daerah juga, karena nanti dengan adanya J-TB daerah juga akan diuntungkan,” kata General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, kepada suarabanyuurip.com melalui sambungan telephone, Minggu (21/1/2018).

Pihaknya menyayangkan protes yang dilakukan pemilik road tank dengan memarkirkan 25 truk tanki di masing-masing pintu masuk Sumur Minyak TBR A dan B pada hari ini.

“Karena jauh hari sebelum penutupan sudah kami sosialisasikan,” tandasnya. 

Menurut Agus, penutupan sumur TBR tidak bisa dihindari karena adanya produksi gas di Lapangan JTB manfaatnya lebih besar baik bagi pemerintah pusat maupun daerah dibandingkan dengan TBR yang produksinya terus menurun. 

“Nilai ekonomisnya lebih strategis di J-TB, sehingga kami mau mengalah menutup sumur TBR meski secara entitas saya harus mencari sumur pengganti yang saat ini produksinya sekitar 600 barel per hari,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Kilang Mini Bojonegoro Dibangun di Ngumpakdalem ?

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *