Resmikan Tiga Fasilitas Umum di Gayam

Peresmian fasilitas umum gayam

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) melakukan serah terima sekaligus peresmian Puskesmas, Gedung Serbaguna, dan Jembatan di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Rabu (25/1/2018).

Serah terima dilakukan oleh President ExxonMobil, Daniel L. Wieczynski kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga melakukan gunting pita, penandatanganan prasasti, dan pemukulan oklik sebagai tanda diresmikannya beberapa bangunan infrastruktur publik tersebut.

SKK Migas dan EMCL mewujudkan komitmen kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro atas dukungan pembangunan infrastruktur publik, sebagai bagian dari Program Pendukung Operasi khususnya di Kecamatan Gayam. Peresmian ini  sebagai momentum agar semua infrastruktur publik tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat seluas-luasnya secara aman dan berkelanjutan.

“Peresmian yang dilakukan hari ini adalah hasil akhir dari pemenuhan komitmen kami kepada Pemkab Bojonegoro,” kata Vice President Vice President for Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto, usai peresmian di Gedung Serbaguna Gayam kepada Suarabanyuurip.com.

Komitmen ini merupakan harapan Pemkab Bojonegoro kepada EMCL dan SKK Migas untuk membantu masyarakat sekitar operasi dalam pemenuhan fasilitas umum maupun kesehatan yang baik dan memadahi. Dalam pelaksanaannya, EMCL bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang.

Baca Juga :   Lumpuhnya Produksi Kawengan Rugikan Pertamina

“SKK Migas dan EMCL yang membangun, namun asetnya milik pemerintah setempat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPU Bina Marga dan Tata Ruang, Andy Tjandra, mengungkapkan, anggaran yang digunakan untuk membangun tiga fasilitas umum dan kesehatan ini dari EMCL. Diantaranya untuk gedung serbaguna sebesar Rp7 miliar, Puskesmas sebesar Rp5 miliar, dan Jembatan sebesar Rp5 miliar.

“Pembiayaan semua dari EMCL, dan Pemkab yang mempunyai asetnya. Sehingga ada sharing atau kerjasama dalam pembangunan ini,” tukasnya.

Untuk diketahui, selama ini di Kecamatan Gayam, telah memiliki Puskesmas. Namun fasilitas kesehatan untuk warga  dirasa masih memerlukan peningkatan. Kini, di atas lahan seluas 3.230 meter persegi berdiri Puskesmas yang dibangun EMCL bersama Pemkab Bojonegoro.

Fasilitas bertambah dan kualitas pelayanannya pun ditingkatkan. Bahkan kini Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro sedang memproses peningkatan akreditasinya.

Puskesmas yang berada di Desa Gayam ini dilengkapi dengan Ruang Poli umum, Poli Gigi, Poli Gizi, Persalinan, Apotek dan Gudang Obat, Ruang Perawat, Ruang Administrasi, Ruang Pertemuan, Ruang Tunggu pasien dan Musholla. Juga ada Ruang Laboratorium, Ruang UGD, Ruang Jaga Medis, dan Ruang Rawat Inap, meski belum sepenuhnya aktif. Ambulans juga disiagakan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :   Sebut Tak Ada Monopoli Perekrutan Naker Blok Cepu

Pada saat yang sama, EMCL bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, juga membangun Gedung Serbaguna dan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Gayam dan Kecamatan

Purwosari. Kedua infrastruktur ini diharapkan bisa menopang peningkatan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi EMCL.

Jembatan dibangun di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam hingga di Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari sepanjang 42 meter. Jembatan beton selebar 6 meter ini telah membuka akses ekonomi dan interaksi masyarakat kedua kecamatan. Para siswa dan guru pun dengan mudah mencapai sekolah yang berada di kecamatan tetangganya itu.

Sedangkan Gedung Serbaguna yang didirikan di sebelah Selatan kantor Kecamatan Gayam, kini menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain bisa digunakan sebagai tempat pertemuan warga, bangunan seluas 716,8 meter persegi ini juga memiliki fasilitas lapangan futsal, 3 lapangan badminton, 2 ruang ganti, ruang bilas, kamar mandi laki-laki dan perempuan, dan tribun penonton yang berkapasitas 150 orang. Gedung yang memiliki halaman parkir cukup luas ini, juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan massal lainnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *