Bulog Salurkan Bansos Rastra di Tiga Kabupaten

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Urusan Logistik (Bulog) sub Divre III Bojonegoro, Jawa Timur, akan melaksanakan program Bantuan Sosial Beras Kesejahteraan (Bansos Rastra) untuk tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Program tersebut dilakukan sebagai pengganti program Beras Kesejahteraan (Rastra) yang ditiadakan karena bersifat komersial.

“Untuk penyaluran wilayah Bojonegoro, kita laksanakan mulai hari ini,” kata Kepala Bulog sub Divre III Bojonegoro, Irsan Nasution, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (25/1/2018).

Bansos Rastra akan dibagikan kepada 121.462 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu dengan kuota masing-masing KK menerima 10 Kilogram untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Sementara untuk Kabupaten Tuban, Bansos Rastra akan dilaksanakan mulai Jumat (26/1/2018) besok yang akan dibagikan kepada 106.582 KK. Sedangkan Kabupaten Lamongan dibagikan kepada 1.567 KK, namun waktu pembagiannya masih dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.

“Alokasi Bansos Rastra bagi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban berlaku dua bulan, yakni Januari dan Februari. Sementara Lamongan satu bulan saja yakni Januari 2018,” lanjutnya.

Baca Juga :   Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto Gladi Bersih di Surabaya

Setelah dilaksanakannya Bansos Rastra ini, pihaknya akan mengganti program lagi yang dinamakan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) dengan menggunakan kartu gesek yang akan disalurkan setelah Februari.

Bantuan Pangan Non Tunai ini merupakan instruksi Presiden Joko Widodo agar penyaluran Rastra diganti dengan menggunakan kartu yang akan diberikan langsung kepada keluarga penerima sasaran. Kartu tersebut dapat digunakan untuk menebus beras dan telur di elektronik warung gotong royong (e-warong) sesuai harga yang berlaku.

Selain itu, rakyat juga harus memperoleh nutrisi yang lebih seimbang, tidak hanya karbohidrat yang selama ini didapat dari penyaluran Rastra, tetapi juga protein, seperti telur.

“Pemerintah pun menargetkan 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se Indonesia dapat ter-cover  BPNT tahun 2018 nanti,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *