Lifting Pertamina Tak Lampaui Target

GM PEP Agus Amperianto

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Lifting Pertamina Eksplorasi Produksi (PEP) Asset 4 tahun 2017, tidak melampaui target. Terbukti, dari  prognosa tahun 2017 lifting minyak Pertamina EP Field Cepu terealisasi 51,90%, atau lebih rendah dari jumlah 574,39 ribu barel, hanya terealisasi 298.093,94 barel.

Untuk diketahui, crude oil (minyak mentah) itu berasal dari sumur tua dan lapangan Migas yang dioperasikan Pertamina sendiri.

“Semua dikumpulkan di MGS Menggung Cepu. Dari sini dicatat produksi per sumur yang kemudian bisa dikelompokkan menjadi data produksi per lapangan dan per wilayah kabupaten,” kata Analis Keteknikan Migas Balai Pengkajian Pengawasan dan Pengendalian (BP3) Kendeng Selatan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Adi Santosa, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (25/1/2018) kemarin.

Menurutnya, semuanya dicatat sebagai total produksi dan laporan ke SKK Migas, Kementerian ESDM sebagai total produksi minyak bumi dari PEP Field Cepu.

“Kementerian ESDM kemudian menghitung liftingnya dan oleh Kementerian Keuangan data tersebut digunakan dasar untuk menentukan Dana Bagi Hasil (DBH) migas dalam rekonsiliasi dengan daerah penghasil Migas,” terangnya.

Baca Juga :   SKK Migas Beri Kelonggaran Setoran Dana ASR untuk KKKS

Menanggapi belum tercapainya lifting tersebut, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto, menjelaskan, meski realisasi lifting kelihatan dibawah, namun angka realisasi penerimaan kemungkinan lebih besar.

“Dimana hal ini disebabkan Price (ICP) yang meningkat tahun lalu,” kata Agus.

Kalau memperhatikan informasi tabel, realisasi lifting tahun 2017 revenue bisa jadi lebih tinggi dari yang ditargetkan.

“Karena ICP lebih tinggi dari yang diperkirakan,” jelasnya.

Untuk menekan penurunan produksi alamiah, pihaknya bakal melakukan percepatan penyelesaian proyek dan mendorong kagiatan yang menjaga tingkat produksi.

“Sehingga diharapkan pada tahun mendatang kegiatan kami akan lebih baik dan memenuhi target lifting yang diberikan pemerintah,” tandasnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *