SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, tidak memberikan perhatian jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Kradenan. Terbukti, jalan penghubung antar Desa Mojorembun dengan Desa Mendenrejo, rusak parah. Pada tahun 2018 ini pun Pemka Blora tidak merencaakan perbaikan jalan sepanjang 2 kilo meter (km) tersebut.Â
Padahal, jalan kabupaten itu menjadi salah satu jalan utama bagi warga untuk beraktivitas. Tampak, saat kendaraan bersimpangan mereka mengalami kesulitan untuk memilih jalan yang bisa dilewati.
Warga Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Karji (62), mengaku, pasrah dengan kondisi jalan tersebut. Saat ditanya berapa lama kerusakan itu terjadi, dirinya tidak mampu mengingatnya dengan pasti.
“Kira-kira 3 tahunan,” katanya.
Menurutnya, banyak warga yang mengeluhkan kondisi kerusakan jalan itu. Namun warga hanya bisa pasrah dan menerimanya. Karji menambahkan, selama ini perbaikan sementara dilakukan oleh swadaya masyarakat. Biasanya, lanjut dia, ada sumbangan mengurug lubang.
“Tapi tidak tahu dari mana sumbangan itu,†terangya.
Senada diungkapkan, Sugeng warga Desa Mendenrejo. Dia mengatakan, jika kerusakan jalan tersebut terjadi sejak 3 tahun terakhir. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah.
“Sebarnya ya banyak yang mengeluh,†kata Sugeng.Â
Untuk mengurangi kerusakan jalan ada sumbangan dari pihak lain menambal jalan. “Kadang ada sumbangan dari warga untuk menambal jalan, demi mengurangi kerusakan jalan,” tambahnya.
Semenatara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya, mengatakan, untuk jalan penghubung antara Desa Mojorembun dengan Desa Mendenrejo, tahun ini tidak ada rencana perbaikan.
”Karena memang keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Tapi, lanjut dia, meski tidak dibanguan tahun ini jalan lain yang berada di Kradenan akan ada perbaikan tahun 2018. Menurut rencana, yang akan dibangun adalah jalan dari Desa Mendenrejo menuju Desa Pilang, Kecamatan Randublatung.
”Untuk jalan Mojorembung-Menden, mungkin tahun 2019 diperbaiki,” tuturnya.(ams)