Berharap Rekrutmen Naker J-TB Utamakan Warga Lokal

Kades Gayam Winto

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan, perekrutan tenaga kerja (Naker) di proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) sekarang ini dilakukan satu pintu dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

“Sekarang sudah disepakati satu pintu Disperinaker, dan tidak lagi melalui Pemdes terkait perekrutan tenaga kerja,” kata Kepala Desa Gayam, Winto, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (22/2/2018).

Menurutnya, meski satu pintu, hingga saat ini belum ada koordinasi dengan dinas terkait. Oleh sebab itu, pihaknya tidak lagi mengetahui kebutuhan apa saja dan berapa jumlah tenaga kerja untuk proyek J-TB nantinya.

“Ya sudah, kita pasrah Disperinaker saja. Susahnya itu, banyak warga yang masih bertanya ke Pemdes,” tukasnya.

Selama ini, Pemdes Gayam telah memberikan arahan kepada pencari kerja untuk langsung mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).

“Meski banyak yang pro aktif ke kantor Dinas, tapi ada juga yang ke kantor desa setiap hari,” tandasnya.

Baca Juga :   Pemkab Blora Belum Bersiap Kelola PI Randugunting

Pihaknya berharap, meskipun melalui Pemkab setempat, keterlibatan tenaga kerja lokal di sekitar wilayah operasi migas tetap diutamakan. Karena, selama ini yang mendapatkan dampak langsung dari kegiatan tersebut adalah masyarakat sekitar proyek.

“Kami berharap, warga sekitar operasional migas tetap diutamakan,” tandasnya.

Salah satu warga Gayam, Wardiman (35), mengaku, telah mendatangi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk mencari informasi pekerjaan di proyek J-TB. Selain memberikan bukti pengalaman kerja di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, sebagai tenaga pengelasan, juga mendaftarkan diri di Dinas tersebut untuk mendapatkan kartu kuning.

“Semua syarat sudah saya penuhi, semoga saja ada kabar selanjutnya,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Agus Suprianto, belum memberikan konfirmasinya. Nomor handphone yang dituju terdengar tidak aktif.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *