Minta BPKP Lakukan Pemeriksaan Semua BUMD di Bojonegoro

Pejabat Bupati Suprianto

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dalam enam bulan kedepan, Pejabat Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Supriyanto, mengaku, akan fokus pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bojonegoro hingga Juni 2018 mendatang.

“Saya akan mengawasi dengan ketat semua Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak ikut terlibat dalam Pilkada,” ujarnya kepada Suarabanyuuurip.com, saat Media Gathering di Kafe Garasi, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (25/8/2018) malam.

Selain itu, pihaknya akan mengawal operasional Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar pendapatan daerah bisa meningkat baik itu PT Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dam Griya Dharma Sejahtera (GDK).

“Saya sudah mendapatkan presentasi masing-masing BUMD tersebut,” tukasnya.

Untuk melakukan pengawasan lebih intens lagi, Suprianto meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pemeriksaan ke semua BUMD.

“Dengan begitu, kami akan tahu alasan masing-masing BUMD mengalami kerugian atau keuntungan yang diperoleh sedikit padahal memiliki potensi,” tandasnya.

Baca Juga :   Elektabilitas Wahono-Nurul Unggul 81 Persen, Teguh-Farida Jeblok di 8,5 Persen

Menurutnya, apabila sebuah BUMD tidak sehat baik keuangan maupun pembangunannya, maka harus dicari penyebab. Apakah sistem administrasi yang buruk atau memang ada hal-hal lain.

“Meski pemeriksaan yang dilakukan cukup lama, tapi sebelum jabatan saya habis semoga hasil BPKP sudah ada,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *