Puting Beliung Terjang Desa Sekitar ABP-1

Puting Beliung

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban-  Sebanyak 20 kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ditetapkan sebagai daerah rawan bencana Hidrometeorologi. Salah satunya wilayah Sumur Migas Albatros Putih (Abp-1) di Kecamatan Kanduruan.

Satu rumah warga di Desa Tawaran, Kecamatan Kanduruan, diterjang anggin putting beliung, Selasa (27/3) kemarin. 

“Bencana Hidrometeerologi masih terus mengintai wilayah Tuban ,” ujar Kepala Badan Perencanaan Penanggulangan Bencana (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (28/3/2018).

Joko menjelaskan, Desa Tawaran lokasinya tak jauh dari Desa Jamprong yang menjadi pusat pemboran Migas Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina Eksplorasi (EP) Asset 4 Field Cepu. Bersamaan dengan hujan lebat, puting beliung datang dan merobohkan satu rumah milik petani setempat, Samsul Arif (36).

“Kejadiannya sekitar pukul 17:00 WIB,” terang mantan Camat Widang itu. 

Berdasarkan hasil assessment, rumah tersebut belum huni rencananya baru akan ditempati hari dimana puting beliung datang. Untuk nilai kerugiannya diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Untuk meringankan beban pemilik rumah,  Pemkab Tuban telah memberikan bantuan sembako dan famili kit. Sekaligus mengajukan bantuan berupa genteng untuk mendirikan kembali rumah di Dusun Sabruk, Desa Tawaran tersebut. 

Baca Juga :   Mas Teguh Kunjungi Agrowisata Belimbing Ngringinrejo, Berharap ada Produk Olahan untuk Tingkatkan Pendapatan

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kenduruan, AKP Tamami, menambahkan, adapun ukuran rumah yang roboh sekitar 5 meter x 11 meter dengan dinding dari kasibot dan atap genteng.

“Kerugiannya sekitar Rp15 juta,” ucapnya dikonfirmasi terpisah. 

Calon penghuni rumah, Syamsul Arif, berterimakasih atas perhatian dari Pemkab Tuban. Dia berharap puting beliung ini cukup sekali terjadi, sehingga tidak ada rumah warga yang roboh kembali. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *