SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban - Di tengah masifnya bencana di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diibaratkan seperti bom waktu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, menyebut sumbu bencana sudah menyala tinggal meledaknya saja. Hal inilah yang harus menjadi refleksi bagi semua orang.
“Dari kacamata bencana sumbunya sudah nyala tinggal dornya saja,” ujar Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kamis (29/3) kemarin sore.
Di Bumi Wali (sebutan lain Tuban) sekarang memiliki 10 jenis bencana dampak dari hidrometeorologi. Yang terakhir kali ada gempa bumi, yang mengguncang Tuban sampai tiga kali.
Mantan Camat Widang ini menjelaskan, untuk menjadikan Tuban memiliki budaya pengurangan resiko bencana indikatornya harus memiliki banyak Desa Tangguh Bencana (Destana). Sampai dengan awal 2018, sudah ada 50 Destana yang terbentuk dan akan terus disebarluaskan.
“Perjalanan membentuk Destana di Tuban masih panjang,” terang Joko.
Semakin banyak Destana, ke depannya penanggulangan bencana bukan hanya tanggungjawab pemerintah melainkan masyarakat dan semua stakeholder. Selain itu, planing berikutnya BPBD akan membentuk dunia industri yang tangguh bencana.
Mereka para penambang tidak hanya eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) melulu, tetapi harus ada upaya rehabilitasi. Selama ini aktifitas tambang di Tuban menyedihkan, dan masyarakat pula yang harus menanggung resiko bencananya.
“Kebanyakan setelah nambang hilang dan masyarakat yang menikmati banjir dan longsornya,” tegasnya.
Diantara Destana yang sudah terbentuk di Desa Rahayu, Kecamatan Soko. Ancaman resiko bencananya adalah kegagalan teknologi industri dari Lapangan Migas Mudi yang dioperatori oleh Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
Selain itu Destana Desa Socorejo, Kecamatan Jenu yang menjadi ring 1 Semen Gresik Kerja Sama Operasional (KSO) Semen Indonesia, dan Destana Desa Remen Kecamatan Jenu yang juga menjadi daerah ring 1 Kilang Minyak PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) dan Terminal BBM (TBBM) Tuban.(Aim)