SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Menjelang Ujian Nasional (UN) 2018 tak kurang dari 500 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA di jalur pipa minyak Blok Cepu di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengikuti istighotsah akbar di Masjid Besar Ar-Rahmat. Acara tahunan kedua tersebut digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Plumpang.
“Tujuan acara ini memberi motivasi dan semangat pelajar dan santri di Plumpang dalam menyambut ujian,” ujar Ketua PAC Ipnu Plumpang, Bambang Prasetyo, saat ditemui suarabanyuurip.com usai acara, Jumat (30/3/2018).
Pasca doa bersama, ratusan pelajar melakukan ikrar anti Narkotika yang dipimpin oleh Kapolsek Plumpang, AKP Budi Friyanto didampingi Camat Plumpang, Saefudin dan para ulama’. Tujuan ikrar ini supaya anak-anak paham akan bahaya menggunakannya.
Salah satu peserta istighotsah akbar asal SMPN 3 Plumpang, Eka Dwi Safitri, berharap dengan doa bersama ini nantinya diberikan kesuksesan dalam UN. Selain itu, dikabulkan cita-cita semua siswa di Kecamatan Plumpang.
“Semoga nanti hasil UN baik,” harap gadis jelita itu.
Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Plumpang, Samsuri, mengapresiasi dan mendukung acara yang dilaksanakan oleh IPNU dan IPPNU Plumpang. Semoga edukasi seperti ini berjalan setiap tahun, dan diberi kesuksesan bagi yang mengikutinya.
“Harus dilaksanakan setiap tahun,” pinta pria murah senyum ini.
Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Plumpang, Ahmad Muin, memberikan motivasi kepada para siswa bahwa hanya ada dua senjata untuk menghadapi UN. Yakni doa dan kesungguhan belajar siswa itu sendiri.
“Apalagi sekarang UN menggunakan komputer, sehingga semua peserta didik wajib menguasai komputer,” sergahnya.
Dengan doa di hari Jumat ini, diharapkan niat siswa dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa. Untuk itu marilah bersungguh-sungguh menyambut UN. Jangan lupa selalu giat membaca, supaya berhasil dalam ujian.
Di kesempatan yang sama, Camat Plumpang, Saefuddin menjelaskan, pada dasarnya UN punya tiga fungsi yaitu mengukur, menilai, dan mengevaluasi.
Dia meminta semua siswa untuk menghindari Sistem Kebut Semalam (SKS). Selama masih ada waktu, gunakanlah untuk belajar.
“Gunakanlah waktu sebaik mungkin supaya hasil UN bisa optimal,” jelasnya.
Dalam acara tersebut hadir pula LP Maarif, Forkopimcam Plumpang, UPTD Dinas Pendidikan, jajaran Banom muslimat, fatayat, dan Anshor, serta Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Tuban.(Aim)