SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Perangkat desa sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, mendukung pengaktifan kembali fasilitas pengaliran minyak mentah melalui pipa darat milik PT Geo Putera Perkasa (dulu benama PT Geo Link) yang telah berhenti sejak tahun 2015 silam.
“Kami sangat mendukung jika pipa pengalir minyak mentah milik PT GPP dari lapangan Banyuurip menuju penampungan minyak di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diaktifkan lagi,†kata Kepala Dusun (Kasun) Gayam, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Suwaji, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (4/4/2018).
Menurut Suwaji, dengan aktifnya kembali fasilitas pengaliran minyak milik PT GPP tentu dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Sehingga dapat mengurangi pengangguran yang ada. Selain itu, juga akan menambah inkam bagi desa melalui sewa lahan milik desa yang dipergunakan untuk jalur pipa.
“Kalau aktif lagi tentu pemasukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Gayam juga bertambah, karena fasilitas milik PT GPP tersebut menempati Tanah Kas Desa Gayam,†tandasnya.
Terpisah perwakilan PT GPP Bojonegoro, Choirul Huda, mengaku, pihak manajemen PT GPP terus berupaya agar fisilitas pengalir minyak mentah melalui pipa darat sejauh sekira 40 kilo meter dari Lapangan Banyuurip menuju penampungan Soko, Tuban tersebut bisa kembali beroperasi.
“Alhamdulillah untuk dukungan dari pemerintah desa yang terlintasi pipa dari wilayah Bojonegoro hingga Tuban sudah beres, Mas. Kami mengucapkan terimakasi atas dukungan dari semua pihak. Semoga semua berjalan lancar sesuai harapan bersama,†sambung Huda.(sam)