Bangun Lagi Jaringan Pipa Banyuurip Bojonegoro – Tuban

lurah mojokampung

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku mendapatkan sosialisasi rencana pengadaan tanah untuk pembangunan bagian dari pusat fasilitasi Lapangan dan jalur pipa proyek Banyuurip. 

“Kalau lokasi pembangunan pipanya kami belum tahu pasti, masih sebatas sosialisasi,” kata Kepala Kelurahan Mojokampung, Toni Kusbianto, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (12/4/2018). 

Rencananya, sebelum membangun fasilitasi pipa tersebut, operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) akan melakukan pengadaan tanah terlebih dahulu. 

“Harapannya, kalau memang Kelurahan Mojokampung dijadikan jalur pipa bisa mendapatkan program CSR,” imbuhnya. 

Dari data yang diperoleh Suarabanyuurip.com menyebutkan, rencana pengadaan tanah untuk pembangunan pipa proyek Lapangan Banyuurip di Kabupaten Tuban membutuhkan lahan seluas kurang lebih 69.818 meter persegi, dan di Kabupaten Bojonegoro seluas 55.048 meter persegi. 

Dikonfirmasi terpisah, juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya, mengaku akan mengecek hal itu.

Sebagai informasi, sebelumnya EMCL juga sudah membangun jaringan pipa darat 20 inci sepanjang 72 Kilo meter (KM) mulai tapak sumur Banyurip di wilayah Kecamatan Gayam hingga bibir pantai Palang Tuban, dan 23 KM pipa di bawah laut menuju Floating and Storage  Offloading (FSO) Gagak Rimang. Pipa itu untuk mengalirkan minyak mentah yang diproduksi dari Banyuurip.(rien)

Baca Juga :   Warga Terdampak Akan Dapat Ganti Rugi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *