26 Jam Tiga Truk Belum Berhasil Dievakuasi

Evakuasi gagal

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Sudah 26 jam proses evakuasi bangkai tiga truk dan sebuah sepeda motor di Sungai Bengawan Solo dilakukan pasca ambruknya jembatan Cincim II yang menghubungkan Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan – Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (17/4/2018) kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun tim gabungan dari TNI,Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, belum berhasil mengangkat truk dan seepeda motor dari sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

Ada beberapa kendala yang menjadi penyebab sulitnya proses evakuasi ini. Di antaranya umur jembatan yang ambruk sudah berusia 38 tahunan, dan alat berat milik operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Jawa (JOBP-PEJ), yang didatangkan bebannya mencapai 50 ton sehingga dikhawatirkan akan memperparah kondisi jembatan.

“Alat beratnya kita sesuaikan dengan kekuatan jembatan. Gunakan yang 20 ton,” tegas Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Surabaya, I Ketut Dharma Wahana, kepada suarabanyuurip.com, di lokasi kejadian, Rabu (18/4/2018).

Baca Juga :   Umumkan CHJ Gagal Berangkat Lewat Kurir

Untuk mempermudah dan meminimalisir evakuasi akan dilakukan pemotongan bangkai ketiga truk. Dua pemilik truk sudah setuju kendaraannya di potong-potong menjadi bagian. Sedangkan satu pemilik lainnya hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

“Kita sudah minta Pak Kapolda untuk membantu mencarinya. Evakuasi harus cepat dilakukan,” tandas Ketut, panggilan akrabnya.

Sementara itu, pada hari kedua proses evakuasi, warga masih terus berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat bangkai truk dan jembatan yang ambruk. Pihak kepolisian telah memasang terpal plastik warna biru di jembatan Cincim III, namun mereka tetap nekat menerobos untuk mengabadikan momen bencana tersebut.

Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung. Sejumlah pejabat datang ke lokasi untuk melihat perkembangan tragedi tersebut. Di antaranya Kapolda Jatim, pejabat Provinsi Jatim, Muspida Tuban dan Lamongan. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *