Jembatan Widang-Babat Akan Dipasang "Yellow Box Junction"

Pasang Yellow Box Junction

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga, Iwan Zarkasi, memiliki solusi taktis untuk mencegah terulangnya truk muatan yang berjalan sejajar dalam satu waktu di dalam kotak. Setelah jembatan Widang-Babat diperbaiki, Yellow Box Junction (YBJ) akan dipasang sepanjang 20 meteran.

“Kotak box warna kuning akan kami pasang dalam waktu dekat,” ujar Iwan Zarkasi, kepada suarabanyuurip.com, saat mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Sigit Sosiantomo di lokasi jembatan ambruk, Kamis (19/4/2018).

Iwan sapaan akrabnya, optimis jika setelah kotak kuning ini terpasang para sopir truk tidak lagi jalan bersamaan saat melintas jembatan buatan Inggris tahun 1975 ini. Solusi ini dirasa efektif, untuk menjaga kekuatan jembatan tua nasional yang menghubungkan Kabupaten Tuban-Lamongan, Jawa Timur.

YBJ ini akan dipasang diseluruh ruas jembatan. Artinya setelah satu truk melewati kotak kuning, truk lainnya baru boleh menyusul di belakangnya. Harapannya tidak ada lagi truk berjalan beriringan sejajar di atas jembatan.

Menurut Pasal 287 ayat (2) juncto Pasal 106 ayat (4) huruf a, b dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, hukuman pidana bagi pelanggar YBJ adalah kurungan dua bulan penjara atau denda Rp 500.000.

Baca Juga :   Kios PKL Cepu Dibongkar Paksa

Sama seperti marka dan rambu lainnya, YBJ tentu akan berfungsi maksimal jika ada kesadaran pengguna jalan. Kesadaran itu pula yang menjadi kunci kelancaran arus lalu lintas.

Di waktu yang sama, Sigit Sosiantomo menegaskan, bahwa ambruknya jembatan bukan soal usia, tapi ini ada kelebihan tonase beban tiga truk yang melintas beriringan. Setiap truk maksimal tonasenya 40 ton, dan kekuatan maksimal jembatan buatan Inggris ini 70 ton. Ternyata setelah dihitung, jumlah tonase tiga truk lebih dari 145 ton.

“Jadi sudah jelas penyebab dan siapa yang salah dari musibah ini,” sergahnya.

Sebatas diketahui, Jembatan Cincim II ambruk pada hari Selasa (17/4) sekitar pukul 11:00 WIB. Akibatnya ada satu korban meninggal dunia, satu luka berat, dua luka ringan, dan lainnya selamat.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *