SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban -Â Selama tiga hari evakuasi atau 37 jam setelah jembatan Widang-Babat ambruk, tim internal perusahaan PT Varia Usaha berhasil memotong dua truk miliknya yang jatuh di Sungai Bengawan Solo. Saat ini tinggal satu truk yang belum terpotong, karena belum diketahui perusahaan mana yang memilikinya.
“Sudah dua truk yang terpotong oleh tim,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, melalui sambungan teleponnya, Kamis (19/4/2018).
Apabila pihak kepolisian belum juga menemukan pemiliknya, truk terakhir yang terendam air akan langsung dipotong. Hal ini sesuai kesepakatan, bahwa hari ini terakhir proses evakuasi.
Mantan Camat Widang ini menjelaskan, jika pemotongan truk Varia Usaha dilakukan oleh tim internal perusahaan. Hal ini dilakukan supaya tidak asal-asalan dalam pemotongan truk menjadi tiga bagian.
Pantauan di lokasi, truk pertama tuntas dipotong pada evakuasi hari kedua Rabu (18/4) kemarin. Truk kedua dipotong hari Kamis (19/4), dan dilanjutkan pemotongan truk ketiga. Sebelum evakuasi terakhir dilakukan, tim akan membongkar muatannya terlebih dulu untuk memudahkan pemotongan seperti truk sebelumnya.
Sementara ini, badan truk kedua masih di sekitar jembatan Cincim II menunggu proses pengangkutan menuju gudang pabrik semen BUMN. Kendaraan pengangkut badan truk potongan juga sudah standby di sekitar Crane dengan berat 25 ton. (Aim)