8 Jam Jalan Daendels Tuban Macet Belum Terurai

Jalan daendels macet

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Terhitung sudah delapan jam lebih sejak pukul 04:00 WIB pagi, kemacetan di Jalur Daendels Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berlum terurai. Puluhan kendaraan truk besar, kendaraan pribadi, dan roda dua terus memadati jalur pengalihan arus lalu lintas dari Semarang-Surabaya akibat ambruknya Jembatan Widang-Babat pada hari Selasa (17/4).

“Tak tau apa sebabnya tapi sudah sejak pagi macetnya,” ujar warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Marwan, kepada suarabanyuurip.com, di sekitar stasiun pipa minyak Palang, Jumat (20/4/2018).

Pria berkulit sawo matang yang rumahya tak jauh dengan jalan raya ini, kaget setelah Sholat Subuh sudah ada truk berhenti di depan tokonya. Jika melihat panjangnya antrean, tentu saja macetnya sudah sejak malam.

Dia menjelaskan, di hari biasa Jalur Palang memang ramai tapi tak sampai macet. Beberapa hari terakhir sejak pengalihan arus pada Selasa (17/4) kemarin, juga tak pernah ada penumpukan kendaraan yang sampai mengular.

“Baru kali ini macet panjang dari arah Semarang,” terangnya sambil menunjuk panjang antrean truk.

Baca Juga :   Sengketa Lahan RPH Banjarsari, Bupati Anna Kalahkan S. Marman

Saat berbincang dengan salah satu sopir truk yang berhenti di depan tokonya, mengaku sudah berhenti sejak 1,5 jam yang lalu. Padatnya jumlah kendaraan dari arah Semarang menuju Surabaya, harus berdesakkan dengan masyarakat sekitar.

Seorang sopir truk yang bertujuan Desa Wangun, Kecamatan Palang, Samsul, mengaku sudah mengantre 4 jam lebih sejak pukul 06:00 WIB. Baru sekitar pukul 10:00 WIB dia baru tiba di lokasi.

Pantauan di lapangan, titik macet utama di Jalur Daendels Tuban terletak di Pasar Desa Karangagung. Sekalipun bukan pasar tumpah, tapi pasar ini letaknya diapit Tempat Pelalangan Ikan (TPI) Palang (barat pasar), dan TPI Karangagung (timur pasar).

Truk besar harus berjalan merayap, karena banyak becak motor (bentor) mengangkut ikan maupun pedagang terus berlalu lalang. Sedangkan kendaraan roda dua terus menerobos disela-sela truk.

Pada pukul 11:30 WIB, kemacetan ini sudah sampai di pertigaan Manunggal Utara Tuban. Beberapa truk box banyak yang memilih putar balik, dan mencari jalur lain untuk terhindar macet.

Baca Juga :   Dinkes Siagakan Puskesmas 24 Jam

Camat Palang, Rohmad Mustofa, langsung menyampaikan kabar kemacetan ini kepada Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bupati Tuban. Harapannya pengalihan arus ini tidak merugikan masyarakat, dan perekonomian di jalur distribusi minyak dari Blok Cepu maupun Blok Tuban.

“Sudah saya laporkan ke Dishub dan Bupati Tuban,” sergah mantan Kabid Koperasi Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Tuban ini.

Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar belum bisa memberikan statmen soal penyebab pasti di Jalan Raya Daendels Tuban ini. Apakah kepadatan di sekitar Pasar Karangagung, atau kecelakaan di jalur Brondong-Lamongan.

“Maaf mas, saya masih evakuasi truk di Brondong,” singkatnya.

Informasi dari pengguna jalan, arus terpantau ramai lancar setelah melewati jembatan perbatasan Palang-Brondong. Kemacetan terjadi lagi saat di tanjakan SPBU Brondong, karena truk bermuatan berat tak mampu berjalan cepat. Setelah melewati tanjakan ini, arus kembali lancar.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *