SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu terus berusaha menemukan penyebab rembesan minyak mentah dari Main Gathering Station (MGS) Menggung di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Hingga hari ini, Senin (23/4/2018), rembesan minyak masih tampak mengalir ke selokan, meskipun tidak banyak.
Government & Public Relations (PR) Assistant Manager, Pandjie Galih Anoraga, menjelaskan, selain masih melakukan pencarian penyebab terjadinya rembesan, juga melakukan pencegahan.
“Kita lakukan preventive action, dan mencari mana yang menjadi sumber rembesan. Nanti pasti akan kami lalukan perbaikan,†kata Pandjie dikonfirmasi di kantornya, Senin (23/4/2018).
Rembesan minyak mentah terjadi pada saat kondis masih gelap sekira pukul 01.00 WIB, pada Sabtu (21/4/2018) lalu. Kemudian, sekira pukul 05.30 WIB, baru diturunkan tim untuk melakukan pengecekan secara bertahap karena masih banyak kendaraan hilir mudik. Â
“Kemudian baru dilakukan penyedotan sekitar pukul 9 pagi,” ucapnya.
Pihaknya juga sudah melakukan penyedotan mulai siang hingga sore agar rembesan minyak mentah tidak sampai mengalir ke sungai. Â
“Sudah tidak ditemukan rembesan minyak lagi. Secara bertahap dilakukan pembersihan,†tandasnya.
Kejadian kemarin juga sudah dilaporakan kepada management, dan diperintahkan untuk segera melakukan corrective action.Â
“Mana sumber rembesannya, apabila  sudah ketemu segera diatasi. Dari HSSE juga sedang melakukan pengecekan. Dalam minggu ini bisa ketemu hasilnya,† pungkas Pandjie.
Salah satu warga RT02/RW02, Kelurahan Ngelo, Badan Purwanto, menyampaikan rembesan minyak yang mengalir di selokan pukul 10.00 Wib siang tadi, sudah tidak banyak.Â
“Kami juga sempat mengambil sampelnya,†sambung dia.
Untuk diketahui, tumpahan minyak dari Main Gathering Station (MGS) Menggung Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, terjadi hingga meluber ke selokan jalan umum sekira pukul 00.30 WIB, Sabtu (21/4/2018), saat sekelompok warga tengah melakukan ronda malam.(ams)