Server Mati Warnai UNBK SMP di Tuban

hari pertama UNBK Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Selama satu jam lebih di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diwarnai server mati atau down. Hal ini diklaim merupakan permasalahan nasional pada hari pertama UNBK tingkat SMP maupun MTs.

“Seluruh Indonesia atau nasional, karena memang kesalahan dari pusat,” ujar teknisi SMP 1 Tuban, Fajrin, kepada suarabanyuurip.com, Senin (23/4/2018).

Di Bumi Wali (sebutan lain Tuban) ujian nasional tingkat SMP/MTs diikuti sebanyak 89 SMP dan 94 MTs. Otomatis semua lembaga tersebut dipastikan mengalami hal serupa. 

Ratusan siswa belum dapat mengakses atau masuk ke server untuk mengerjakan soal UNBK. Peserta ujian rata-rata was-was, karena waktu ujian mundur yang semula pukul 07:30 WIB menjadi pukul 09:00 WIB.

Para guru yang paham akan situasi ini, memberi saran untuk tidak terburu-buru dan tetap tenang karena pengerjaan UNBK tidak terpengaruh oleh waktu. Kalau dua jam waktu mengerjakan, mereka juga tetap punya waktu yang sama hanya saja mundur start saja.

Baca Juga :   PPDB Jenjang SMA dan SMK di Bojonegoro Segera Dibuka

Kondisi serupa dialami di MTs Ash Somadiyah, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban. Sebanyak 15 siswa terpaksa harus menunggu sampai satu setengah jam untuk bisa memulai mengerjakan soal UNBK di hari pertama ini.

Seluruh siswa yang seharusnya mengerjakan di sesi pertama mulai memasuki ruangan sebelum pukul 07.30 WIB. Dikarenakan server offline, sampai pukul 08.30 WIB empat ruang laboratorium yang dipakai UNBK suasananya gaduh.  

“Masih offline, belum bisa mengerjakan, belum mendapatkan token dari pusat,” ujar salah satu operator UNBK, Gufron.

Kendala teknis ini sudah dilaporkan ke Kelompok Kerja Madrassah (KKM) MTs Negeri Tuban, dan sampai saat ini masih berkoordinasi dengan teman-teman operator UNBK lainnya. 

Ketua KKM MTs Negeri Tuban, Qomaruddin, membenarkan ada beberapa sekolah dinaungannya masih terkendala offline ketika mengerjakan UNBK. Pihak teknis penanggung jawab server juga sudah berusaha, untuk melakukan perbaikan supaya segera lancar.

“Memanag benar mas, ini dari tim sudah berusaha memperbaiki, semoga bisa tertasi dan lancar,” sambung pria yang juga menjadi Kepala MTS Negeri 1 Tuban.

Baca Juga :   Penetapan NI PPPK Lamongan Tertinggi, Bojonegoro Terendah Se Jawa Timur

Kepala Bidang SMP/MTs Dinas Pendidikan Tuban, Sutarno, membenarkan adanya kabar server mati di beberapa sekolah. Pertama kali mendengar info tersebut, saat Inspeksi Mendadak (Sidak) bersama Wakil Bupati, Noor Nahar Hussein, di beberapa sekolah di Kecamatan Merakurak atau ring 1 Lapangan Gas Sumber yang dikelola Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ).

“Berapa sekolah yang servernya mati, saya belum tahu karena belum ada yang lapor,” sergahnya. 

Sebatas diketahui, hari pertama pelaksanaan UNBK SMP/MTs jadwal pelajaran yang dikerjakan adalah Bahasa Indonesia, selanjutnya pada selasa Matematika, Rabu Bahasa Inggris dan Kamis IPA. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *