Program Sertifikat Gratis Percepat Sertifikat Tanah di Desa

Soehadi Moeljono

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Dukungan terhadap program sertifikat tanah gratis bagi warga miskin yang disiapkan pasangan calon bupati (Cabup) dan wakil bupati (Cabup), Soehadi Moeljono dan Mitroatin, terus mengalir dari kepala desa di Bojonegoro.

Mereka menilai program yang akan dilaksanakan pasangan Mulyo – Atine itu, akan mempercepat sertifikat tanah di seluruh desa.

Kepala Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, Edi Sampurno, mengungkapkan, ada 100 bidang tanah yang belum disertifikatkan karena terkendala biaya.

“Kebanyakan belum mengurus sertifikat tanah karena terkendala biaya,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/4/2018).

Selama ini warga di ring satu lapangan migas Sukowati Blok Tuban, itu mengurus sertifikat tanahnya secara mandiri.  Langsung ke Kantor Pertanahan Nasional (KPN), bukan melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Semua yang ada di desa kami, ngurus sertifikatnya mandiri,” tandasnya.

Edi, sapaan akrabnya, mengaku mendukung jika Pemkab kedepan menggulirkan program serrtifikat tanah gratis bagi warga miskin, karena akan memberikan legalitas hak milik kepada pemilik tanah.

Baca Juga :   Tuban Tetapkan 6 Kawasan Bebas Asap Rokok

“Saya sangat setuju. Bisa mempercepat penyertifikatkan tanah di desa. Diharapkan itu bisa diwujudkan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Warsiman, menyatakan, sebagian besar warganya telah menyertifikatkan tanahnya. Jika ada yang belum, jumlahnya tidak banyak.

“Kendalanya memang pada biaya,”  ujarnya.

Warsiman sangat setuju jika ada program sertifikat tanah gratis bagi warga miskin untuk meningkatkan perekonomian.  Sertifkat tersebut selain untuk legalitas hukum hak kepemilikan tanah, juga bisa dijadikan modal sebagai usaha.

“Ya bagus kalau memang ada program sertifikasi gratis, karena selama ini di desa kami belum ada program sertifikat dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

Dimintai tanggapannya, Cabup Soehadi Moeljono, mengaku akan melibatkan pemerintah desa untuk melaksakan program sertifikat gratis bagi warga miskin, agar program yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran.

“Karena yang tahu kondisi riil masyarakat adalah pemerintah desa. Jadi kita akan bersinergi dengan pemdes,” tegas Pak Mul, sapaan akrabnya.

Figur yang dikenal dekat dwngan seluruh lapisan masyarakat ini menjelaskan, program sertifikat tanah secara gratis sebagai upaya memberdayakan masyarakat miskin.  Mereka dapat memperoleh akses permodalan secara mudah dengan memiliki sertifikat.

Baca Juga :   Dandim 0813 Bojonegoro Pamit Wartawan

“Ini akan kita selaraskan dengan program ekonomi rumahan. Ibu-ibu rumah tangga akan kita beri pelatihan, pendampingan hingga akses pasarnya untuk mendirikan usaha baru sesuai potensi desa agar bisa meningkatkan ekonomi keluarganya,” pungkas mantan Sekda Bojonegoro yang sudah 32 tahun mengabdikan diri sebagai PNS di lingkup Pemkab ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *