SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur akan bersikap netral dalam perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang akan dilaksanakan pada 27 mendatang.Â
“Kami memilih independen dan wajib independen karena itu aturan dari organisasi,” ujar Ketua DPD GMNI Jawa Timur, Muhammad Ageng Dendy Setiawan, melalui pesan yang diterima suarabanyuurip.com, Jumat (27/4/2018).
Terkait beberapa berita di media mengenai dukungan dan keterlibatan GMNI, Dendy menjelaskan secara kelembagaan tidak diperbolehkan membawa nama GMNI. Akan tetapi jika alumni atau pribadi yang mau berpolitik dipersilahkan.
“Dengan satu syarat jangan bawa nama GMNI,” tegasnya Dendy sapaan akrabnya.Â
Pria berkacamata inu juga mengingatkan kepada seluruh kader dan alumni GMNI agar Pilgub kali ini tidak memecah keluarga besar alumni dan kader GMNI. Pihaknya juga menghimbau untuk tetap pada satu barisan rumah besar GMNI.
“Keluarga besar alumni dan kader untuk tetap pada satu barisan rumah besar GMNI,” pungkasnya. (aim)