Pertamina Hentikan Program Spiritual Marketing

SPBU Cepu

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Program Pertamina Spiritual Marketing (PSM) PT Pertamina (Persero) dihentikan sejak bulan Maret 2018. Padahal program PSM cukup efektif bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU ) di Lamongan, Jawa Timur, untuk memberikan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.

“Sejak bulan kemarin sudah tidak ada lagi. Pembeitahuannya melalui edaran resmi Pertamina via e-mail,” kata juru bicara Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lamongan, Abdul Haris Yahya, kepada media suarabanyuurip.com, Jumat (27/4/2018).

Dia mengaku tidak tahu pasti alasan Pertamina menghentikan program tersebut. Saat ini program yang menyisihkan dana Rp10 perliter dari setiap pembelian Bahan Bakar Minyaj (BBM) itu saat ini diberikan ke pengelola SPBU dalam bentuk margin.

“Prosentase Rp10 persatu liter tetap diserahkan ke SPBU, namun tidak diperuntukkan lagi untuk kegiatan PSM, ” jelas Yahya.

Setelah dihentikannya program ini tidak ada kewajiban lagi bagi pengelola SPBU untuk memberikan dana sosial bagi masyarakat sekitar. Namun demikan, pengurus Hiswana menghimbau kepada pengelola 26 SPBU di Kabupaten Lamongan agar tetap meneruskan kegiatan sosial tersebut.

Baca Juga :   Jika Tak Selesai, Pertamina Akan Ambil Alih

“Kita hanya bisa menghimbau agar melanjutkan kegiatan sosial yang sebelumnya didanai PSM, apalagi margin Rp10 perliter masih diserahkan ke SPBU, “harap pria bertubuh jangkung iini

Pihaknya mengaku tidak mengetahui apakah masih banyak atau tidak SPBU yang meneruskan kegiatan sosial pasca dihentikannya program tersebut.

“Itu jadi kewenangan setiap pemilik SPBU,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program PSM diluncurkan Pertamina sejak Mei 2017. Pertamina memberikan margin khusus Rp10 perliter untuk pembelian Bahan Bakar Khusus seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax plus, Pertamina DEX.

Selama program PSM berlangsung, pengelola SPBU di Lamongan setiap bulanya menyalurkan dana PSM dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat sekitar seperti menyantuni fakir miskin, memberikan beasiswa kepada anak sekolah dari keluarga tidak mampu dan berbagai kegiatan sosial lainnya.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *