Satu Segmen Rangka Jembatan Widang Terpasang

Jembatan widang

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Perbaikan Jembatan Cincin Lama Widang-Babat bentang ke-3 yang ambruk pada pertengahan April kemarin terus dikebut. Progres perbaikan yang dilakukan tim ABIPRAYA dibawah pengawasan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, saat ini baru selesai memasang satu segmen rangka jembatan yang dibangun kisaran tahun 1978.

“Total ada 10 segmen rangka yang akan dipasang,” ujar Kabid Preservasi 1 BBPJN VIII Surabaya, Sodeli, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com di sela-sela perbaikan jembatan, Kamis (3/5/2018).

Pria humanis ini, menjelaskan, awal bulan Mei ini tim sudah konsentrasi pada pekerjaan pemasangan rangka baja jembatan yang baru. Satu kendala yang harus segera diselesaikan yakni, mengangkat sisa badan jembatan yang jatuh di Sungai Bengawan Solo.

Tim lapangan sendiri, sudah melakukan upaya memanggil tim pemotong rangka baja di dalam air.Ada tiga tim penyelam yang didatangkan, dan satu tim sudah tuntas pekerjaannya tinggal lainnya.

“Kita memang panggil beberapa tim untuk mengetahui siapa yang bisa kerja lebih cepat,” jelas pria ramah ini.

Baca Juga :   PKL Cemburu Bangunan di Trotoar Dibiarkan

Dalam dua terakhir, tim penyelam telah melakukan persiapan pemotonga dan akhir pekan ini sisa tiga segmen rangka jembatan akan dievakuasi. Diharapkan tiga tim dalam sepuluh hari bisa membersihkan sisa rangka di air. Apabila tim pemotong rangka di air lebih cepat, tim lain juga bisa cepat pekerjaannya baik di sisi Kabupaten Tuban maupun Lamongan.

Tak lupa, BBPJN VIII Surabaya juga minta doa dan dukungan dari masyarakat pengguna jalan supaya pekerjaan ini lancar dan selesai tepat waktu dalam 48 hari. Sodeli sendiri, belum bisa memprosentasekan progres dari perbaikan jembatan ke-3 ini. Berapa persen kecepatan perbaikan baru diketahui, setelah evakuasi rangka di air selesai.

“Bahan jembatan baik besi maupun beton lantai juga sudah siap,” terangnya.

Ditegaskan pula, sisa rangka jembatan yang ada di air awalnya diminta untuk tidak dihilangkan dan tidak dipotong-potong. Di karenakan Crane tak mampu mengangkat dengan mempertimbangkan tumpuan sisa jembatan, akhirnya tetap harus dipotong.

“Instansi lain butuh sisa rangka sehingga pemotongannya tidak boleh sembarangan,” tegasnya.

Baca Juga :   Wakapolres : Tawuran Pekerja PLTU Dipicu Salah Komunikasi

Sebatas diketahui, rangkaian kerja perbaikan jembatan mulai tim melakukan evakuasi mulai tanggal 20-26 April, pembongkaran plat lantai beton dan aspal dikerjakan mulai tanggal 22-28 April. Pembongkaran rangka jembatan mulai tanggal 27 April-3 Mei 2018.

Sementara, penyesuaian level Pier Head Existing mulai tanggal 2-8 Mei, mobilisasi rangka baja (by Owner) mulai tanggal 24-30 April. Pemasangan rangka baja baru mulai tanggal 5-24 Mei, Bekisting Plat Deck & pembesian mulai 24-27 Mei, pengecoran Deck Slab & Finishing mulai tanggal 28 Mei-4 Juni, dan Open Traffic  pada tanggal 5 Juni 2018.

Sebagai catatan, perbaikan jembatan penghubung Kabupaten Tuban-Lamongan ini membutuhkan waktu 48 hari. Terhitung sejak tanggal 20 April sampai dengan 5 Juni 2018. Untuk pemasangan rangka baja baru menggunakan metode prancah. Sedangkan pembongkaran jembatan lama dengan pembobolan plat lantai beton dan aspal serta pemotongan profil baja. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *