SuaraBanyuurip.com –Ali Imron Â
Tuban-Â Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pada Jumat (11/5) siang tadi, mengecek perbaikan jembatan Cincin Widang-Babat Jawa Timur yang ambruk pada 17 April 2018 lalu. Dia menyebut progres perbaikan jembatan yang dibangun pada 1978 ini sudah masuk 50%.
“Kita sudah selesaikan tiga segmen rangka, dan sudah masuk segemen keempat, lima, dan enam,” ujar Menteri Basuki, kepada suarabanyuurip.com, usai mengecek jembatan ambruk bentang ketiga Widang, Jumat (11/5/2018).
Dari serangkaian proses perbaikan, tim hanya terkendala sisa rangka jembatan yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Barang Bukti (BB) tersebut akan segera dievakuasi, untuk memudahkan pemasangan prancah dan mempercepat proyek yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya persero.Â
Dijadwalkan pada tanggal 23 Mei mendatang, semua rangka kepasang dilanjutkan pemasangan lantai beton. Baru tanggal 4 Juni atau H-10 lebaran Idul Fitri, jembatan sudah bisa dilewati.Â
“Kenapa saya yakin, karena kendalanya hanya pada BB yang tenggelam disungai,” terang pria beruban ini.Â
Basuki juga menegaskan, kalau soal BB sisa rangka yang berada tepat di bawah perbaikan sudah dikomunikasikan dengan Polda Jatim. Hasilnya, perbaikan diselesaikan dulu baru dilakukan evakuasi BB.Â
Dia bersyukur, Kapolda Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H. sudah setuju, dan tim Brantas Abipraya siap mempercepat perbaikan dan tidak perlu saling menunggu. Intinya pekerjaan mengutamakan kepentingan umum, dengan tidak meninggalkan BB.
“Masih ada 10 hari sampai batas target dan kami yakin selesai,” terang Basuki.Â
Pihaknya berharap semua masyarakat ikut serta mendoakan, supaya pekerjaan ini lancar agar para pengguna jalan bisa memanfaatkan saat mudik lebaran.
Dalam kunjungan ini, Menteri Basuki didampingi pejabat teras dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya dan Forkopimda Lamongan. Selanjutnya rombongan melakikan survei ke Jembatan Sedayu di Jalur Daendeles Lamongan. (aim)