SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Alih kelola lapangan migas Lapangan Sukowati Blok Tuban dari tangan Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOBP-PEJ) ke tangan Pertamina EP Aset 4 Field Cepu, secara resmi telah dilakukan pada 20 Mei. Namun pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, belum mengetahui pergantian operator tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Iskandar mengaku, belum mengetahui adanya alih kelola Lapangan Sukowati, Blok Tuban, oleh Pertamina EP Asset 4 minggu lalu.
“Seharusnya sudah ada izin ke Pemkab kalau Pertamina EP menggantikan JOB P-PEJ,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Iskandar saat ditemui di kantor DPRD Bojonegoro beberapa waktu lalu.
Menurutnya, masih ada beberapa hal yang harus dipatuhi sesuai dokumen analisa dampak lalu lintas (Andalalin) Lapangan Sukowati. Salah satunya pemasangan traffict light yang hingga sekarang belum direalisasikan.
“Dulu komitmennya sama rekanan BUMD saat akan membangun fasilitas gas flare. Berhubung batal ya dikembalikan pada operatornya,” tandasnya.
Untuk sementara, transportasi alat berat yang dilakukan sekarang ini untuk Lapangan Sukowati, menggunakan surat izin dispensasi jalan. Jika ada kerusakan, pihak penyelenggara yang harus tanggung jawab memperbaikinya.
“Kalau sudah ada instruksi dari atasan yakni Bupati, maka kita akan lanjutkan dengan rapat koordinasi bersama Pertamina EP,” pungkasnya.
Sementara itu, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, mengungkapkan, segera melakukan sosialisasi baik kepada Pemkab Bojonegoro maupun Pemerintah Desa ring 1 setelah melakukan konsolidasi.
“Setelah konsolidasi kami selesai, segera lakukan sosialisasi,” pungkasnya.(rien)