Generasi Milenial Harus Pegang Teguh Pancasila

Generasi Milenial Harus Pegang Teguh Pancasila

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron 

Tuban- Sudah 73 tahun Pancasila menjadi pondasi berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia, namun semakin tua umur ideologi semakin banyak tantangan yang harus dihadapi.

Menyikapi hal itu, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tuban, Jawa Timur, dan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) mengajak generasi milenial untuk tetap berpegang teguh pada pancasila. 

“Pancasila merupakan falsafah bangsa dan masih relevan,” ujar Koordinator Aksi peringatan lahirnya Pancasila, Ardi Susanto, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com di sekitar bundaran Patung Letda Soecipto Tuban, Jumat (1/6/2018).

Mahasiswa Universitas Sunan Bonang (Unang) Tuban ini menegaskan, pancasila telah dinyatakan final sebagai ideologi bangsa Indonesia, namun terus digerogoti oleh perkembangan ideologi yang menyimpang dari cita-cita negara NKRI. Beberapa ideologi yang menggerogoti pancasila meliputi, imperialisme, kapitalisme, dan khilafah. 

Pancasila bukanlah ideologi yang sempit, namun dibangun atas dasar semua untuk gotong royong. Gerakan radikalisme dan terorisme yang memecahbelah persatuan dan kesatuan haruslah dilawan. Dalam pidato yang disampaikan Bung Karno pada 1 Juni 1945, disampaikan butir-butir sila pada sidang BPUPKI. 

Baca Juga :   Pondasi Jembatan Penghubung Jatirogo - Bojonegoro Runtuh

“Internasionalisme tidak dapat hidup subur kalau tidak berakar dalam buminya nasionalisme. Sedangkan nasionalisme tidak dapat hidup subur kalau tidak dalam tamansarinya internasionalisme,” pekik Ardi mengutip pidato Bung Karno.

Ketua Umum GMNI Cabang Tuban, Saiful Anwar, menegaskan, di dalam sepirit pancasila mengandung nilai luhur untuk saling mengasihi, menyayangi, dan menghargai satu sama lain. Pemuda-pemudi di era milenial saat ini jangan sampai terbawa arus, yang mengikuti paham yang memicu perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa. 

“Karena pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang mengajarkan kita untuk berperikemanusiaan, musyawarah mufakat, berkeadilan serta berketuhanan,” tegasnya.

Para pendiri bangsa merumuskab pancasila ini, telah memahami kondisi bangsa dengan nilai luhur yang terkandung didalamnya agar bangsa ini menjadi lebih baik. Sebagai generasi penerus bangsa harus selalu memupuk, merawat, dan menumbuhkan rasa cinta antar sesama nusa dan bangsa. 

“Setelah aksi ini, malamnya kita juga mengadakan refleksi hari lahir pancasila,” sergah pemuda kelahiran Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Ipul sapaan akrabnya, menambahkan setelah aksi para aktifis kemudian membagikan 100 paket takjil ke pengguna jalan di sekitar komplek GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban. (aim)

Baca Juga :   Disbudpar Lengkapi Fasilitas Umum Atas Angin

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *