SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Pondasi bawah jembatan penghubung Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban dengan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Raya Desa Kedungjambe, Kecamatan Singgahan, runtuh. Atas koordinasi berbagai pihak, direkomendasikan menutup jalan demi keamanan jembatan yang direhab pada tahun 1995 itu.
“Runtuhnya pondasi Ngabungan diketahui pada hari Minggu (29/7) kemarin,” ujar Camat Singgahan, Moch Dani Ramdani, melalui pesan yang diterima suarabanyuurip.com, Senin (30/7/2018).
Dani sapaan akrabnya, menjelaskan pertama kali yang mengetahui pondasi jembatan runtuh adalah warga setempat. Jembatan tersebut panjangnya sekitar 14 meter dan lebar 6 meter.
Kondisi jembatan di jalan nasional itu rawan ambruk, karena banyak kendaraan Truk Fuso bermuatan yang melewati pada malam hari. Dikhawatirkan jika tidak segera diperbaiki, kerusakan bertambah parah.Â
Saat ini, Muspika Singgahan telah koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga propinsi, UPT PU Bina Marga Bojonegoro, Dinas Perhubungan Provinsi, Polsek Singgahan dan Kepala UPTD PU Singgahan.Â
Selain itu, menempatkan anggota polsek di lokasi untuk memberikan himbauan kepada pengguna jalan yang akan melewati jembatan untuk lebih berhati hati.
“Direkomendasikan untuk penutupan jalan,” tegasnya.Â
Salah satu pengguna jalan, Rofiq, mengaku cukup khawatir setelah melintas jembatan Ngabungan. Diharapkan segera ada perbaikan, supaya arus lalin antar kabupaten lancar.
“Semoga lekas ada perbaikan,” pungkasnya. (aim)