Kemenhub Perkirakan Jumlah Pemudik Tahun Ini 5 Juta Orang

Kemenhub

SuaraBanyuurip.com

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pemudik tahun 2018 ini sebanyak 5 juta orang. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2017 lalu sebanyak 4,4 juta orang.

Sementara pemudik mobil mengalami kenaikan 16% per tahun, dan sepeda motor 30% tahun. 

Kemenhub akan memberlakukan pelarangan operasi truk besar mulai H-3 dan H-2 untuk kelancaran para pemudik. Sebelum pelarangan diberlakukan, pihaknya menghimbau kepada truk besar agar tidak beroperasi pada tanggal 8 dan 9 Juni hingga tanggal 19 -20 Juni 2018.  

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku banyak memanfaatkan hasil riset dalam menghadapi mudik ini, termasuk  riset-riset lembaga yang independen termasuk riset Kompas mengenai arus mudik, yang diperkirakan puncaknya adalah H-3 dan H-2. Maka pada tanggal tersebut dilakukan pelarangan kendaraan truk besar untuk beroperasi.

Namun dalam perkembangan, kata dia, karena adanya perubahan cuti bersama, data riset bergeser bahwa kepadatan justru maju pada akhir pekan ini, tanggal 8 dan 9 Juni akan mengalaman kepadatan. 

“Keputusan tetap, tapi pada 8-9 Juni kita imbau untuk tidak beropeasi, dan arus baliknya pada 19-20 Juni. Ini sifatnya imbauan,” katanya saat buka bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Senin malam (4/6).

Sesuai pesan Presiden Jokowi di setiap rapat terbatas, kata menhub, agar mudik kali ini lebih baik, mudik yang bahagia, guyub rukun. Oleh karena itu, pihaknya harus menterjemahkan sesuai ekpektasi presiden dan masyarakat Indonesia, dengan mengoptimalkan infrastruktur secara excellent.

Untuk memastikan itu,  Menhub dan pihak terkait telah mengecek jalur Pantura, mulai dari Tegal sampai dengan Semarang, sekaligus meresmikan Bandara A Yani Semarang yang baru selesai, Selasa (5/6/2018) siang ini, dan operasi Bandara Semarang dijadwalkan Rabu (6/6/2018) besok. 

Baca Juga :   Jual Emas untuk Cukupi Kebutuhan Ramadan

Seperti halnya sebuah orkestrasi, Kemenhub akan bekerjasama dengan pihak-pihak lain, yakni Polri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian PUPR. Sebagai dirijen BKS tetap besar hati untuk saling menghargai sesuai dengan fungsi masing-masing, misalnya di lapangan untuk pengaturan, dia menyerahkan sepenuhnya mekanisme pada Korlantas Polri. 

Difahami pula Pantura dan kondisi jalan yang bagus, bisa mengundang orang melaju kencang dan meningkatkan kecelakaan, tak terkecuali sepeda motor. 

“Kami tak menganjurkan mudik pakai sepeda motor,” kataa BKS, penggilan Budi Karya Sumadi. 

Untuk solusinya, pihaknya memberikan mudik gratis dengan membawa sepeda motor naik kapal laut jurusan Jakarta-Jateng-Jatim. 

“Gratis, ada undian, yang beruntung dapat sepeda motor,” ucapnya. 

Kemenhub menyediakan untuk 15 ribu penumpang dan 7000 sepeda motor diangkut mudik gratis. Perhatian tinggi pada pemudik motor karena total angka kecelakaan tahun lalu paling tinggi hinga 76%. Buat kendaraan berat yang mengangkut kebutuhan pokok, juga disediakan Kapal Roro. 

Menurut BKS dari berbagai moda, mudik udara tumbuh paling tinggi sampai 90%. Paling tinggi untuk wilayah timur sampai 15%. Sebagai mantan Direktur Utama Angkasa Pura II, BKS faham benar bahwa moda udara itu kritisnya banyak, mulai dari bagasi sampai kecoak, dan lain-lain. Kalau lengah bisa viral. Beda dengan moda laut yang banyak barang, tak banyak komplain. Mengenai ancaman pilot Garuda mogok, Budi meyakinkan tidak terjadi. 

“Mereka (pilot) kan orang-orang pintar, masak masalah begini merugikan rakyat, sudah ada dialog,” tuturnya.

Baca Juga :   Guru Bojonegoro yang Viral Lari ke Sekolah Ternyata Juara Gayam Fun Run 2025

Mengenai moda kereta api (KA), tumbuhnya jumlah penumpang cuma 5%. KA ini permasalahnnya, tidak bisa mudah menambah moda meski permintaan tinggi, karena keterbatasan.  

“Kami nambah 40 rangakaian dari 800 rangkaian existing,” jelasnya.

Masih di darat, mengenai bus dicoba dengan reservasi online. Namun, kendalanya bus banyak juga yang memiliki terminal sendiri dan halte-halte bayangan. Masih ada lagi, permasalahan calo, belum lagi soal sopir tembak. Selain bus jarak jauh, juga bus komuter dan jarak menengah, sehingga mondisi kesehatan endaraan terutama soal rem menjadi perhatian utama Kemenhub. 

“Kita lakukan operasi untuk rem checked (pengecekan rem),” ujar pria asli Palembang ini.

Setelah melakukan analisa dan evaluasi, Kemenhub akan memperhatikan 4 titik kritis yang utama, meski tak mengurangi perhatian yang lainnya. Keempat perhatian utama yang disebutnya sebagai pareto (hukum pareto persen kecil menguasai mayoritas), adalah titik tol Cipali-Cikampek, titik sekitar Garut (Nagrek), penyeberangan Merak-Bakauheni, dan kawasan wisata. 

Diakui bahwa perhatian utama masih di Jawa, sedangkan untuk luar Jawa yang mendapat pantauan adalah Madura, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.

Dia berharap kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik lebaran tahun inu bisa ditekan, dengan melakukan operasi kelaikan kendaraan umum yang digencarkan. Saat ini, katanya sudah 50% operasi dilakukan untuk kesehatan kendaraan. 

“Ya, kita harapkan mudik 2018 lancar, mudik bahagia guyub rukun,” pungkasnya. (rilis AMSI)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *